Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Hasil ONIC vs Team Liquid PH Knockout M7: Raja Langit Kalah dari Tim Filipina di Game 1

Ockta Prana Lagawira • Kamis, 22 Januari 2026 | 15:49 WIB
ONIC Esports tertekan di Game 1 melawan Team Liquid PH pada Lower Bracket M7 World Championship dengan format BO5.
ONIC Esports tertekan di Game 1 melawan Team Liquid PH pada Lower Bracket M7 World Championship dengan format BO5.

JAKARTA - ONIC Esports mempertaruhkan satu-satunya nyawa tersisa saat berhadapan dengan Team Liquid PH pada lanjutan M7 World Championship, Kamis (22/1/2026).

Duel hidup-mati ini berlangsung di babak Lower Bracket Knockout Stage dengan format best of five (BO5).

Sebagai juara MPL Indonesia Season 16, ONIC wajib meraih tiga kemenangan untuk bertahan di turnamen.

Kekalahan akan langsung mengakhiri langkah Raja Langit, yang sebelumnya tersingkir ke lower bracket usai kalah 0-2 dari Alter Ego di upper bracket.

Laga Final Terlalu Dini di Lower Bracket

Pertemuan ONIC kontra Team Liquid PH—juara MPL Philippines Season 16—langsung disebut sebagai “final kepagian”.

Dua raksasa MLBB dari Indonesia dan Filipina ini bertemu saat sama-sama belum mencapai fase puncak.

Pertandingan pun berjalan ketat sejak awal, dengan tempo tinggi dan adu mental di game pembuka.

Game 1: Team Liquid PH Ambil Kendali

ONIC memulai laga dengan agresif dan sempat mengamankan first blood. Rotasi cepat membuat skor awal berpihak pada ONIC sebelum Team Liquid membalas dan menyamakan kedudukan. Hingga menit ketiga, skor masih imbang 2-2.

 

Pertarungan kian sengit di early game. Balas-balasan kill terjadi hingga menit kelima dengan skor 5-5. Namun, momentum perlahan beralih ke Team Liquid PH.

Memasuki menit ketujuh, tim Filipina mulai menjauh. Keunggulan gold mencapai 2,5 ribu, disertai dominasi map dan kontrol objektif. Skor melebar menjadi 9-6, lalu 12-6, saat Team Liquid mengamankan Lord pertama.

Tekanan terus meningkat. Pada menit ke-11, papan skor menunjukkan keunggulan 14-7 untuk Team Liquid dengan selisih gold 6,4 ribu.

ONIC terlihat kesulitan keluar dari tekanan dan kehilangan struktur permainan.

Situasi makin berat ketika Lord kedua kembali diamankan Team Liquid pada menit ke-13. Selisih gold melonjak hingga 10 ribu, sementara tiga base turret ONIC runtuh.

Game pertama berakhir dengan dominasi mutlak Team Liquid PH. Skor kill mencapai 22-8 pada menit ke-17, membuat ONIC tertinggal 0-1 dalam seri BO5.

Sorotan Pemain dan Analisis

ONIC menurunkan kekuatan terbaik dengan Kairi, Sanz, Kiboy, Skylar, dan Lutpiii, di bawah arahan pelatih Adi.

Sementara Team Liquid PH diperkuat nama-nama besar seperti KarlTzy, Jaypee, Sanji, Sanford, dan OHEB, yang tampil solid sejak early game.

Guest analyst Ihsan Luminaire menilai duel ini sebagai laga kelas final yang hadir terlalu cepat.

“Itu serunya di situ, final kepagian ONIC vs Team Liquid. Kalau mau juara siapa pun harus dilawan.”

“Saya yakin semua fans juaranya grand final itu ONIC atau Team Liquid, tapi ini ketemunya di bawah (lower bracket).”
ONIC kini berada di posisi genting dan wajib bangkit di game kedua untuk menjaga asa bertahan di M7 World Championship.

Editor : Ockta Prana Lagawira
#hasil onic vs team liquid #mlbb indonesia #Onic Esports #Team Liquid PH #Esports Mobile Legends #lower bracket M7 #M7 World Championship