Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Lakon Wayang: Wahyu Mahkutarama (4) - Tata Krama Satria

Mizan Ahsani • Senin, 18 Maret 2024 | 03:45 WIB
Ilustrasi Cerpen Lakon Wayang (RADAR MADIUN)
Ilustrasi Cerpen Lakon Wayang (RADAR MADIUN)

Oleh: Ki Damar

KETIKA anoman memberikan pusaka Basukarna ke Begawan Kesawasidi, Anoman langsung diusir karena dia merampas hak orang lain.

Sebab, satria utama tidak akan membawa senjata milik orang lain dan satria utama tahu tata krama ketika menghadap seorang pandita.

Satria mana yang ingin ilmu dan menghadap pandita tapi membawa pusaka orang lain. Itu dianggap tidak tahu tata krama.

Anoman kemudian meminta maaf.

Begawan Kesawasidi memaafkan Anoman jika dia dapat membawa Arjuna di tempatnya tanpa Anoman pergi.

Anoman lantas menggunakan kesaktiannya yang dapat berganti tempat. Dalam sekejap, Anoman yang berganti dengan Arjuna.

Arjuna sangat terkejut. Dia bertapa di dalam gua tapi berpindah di puncak Gunung Kutarunggu. Lalu, Kesawasidi menjelaskan kejadiannya.

Arjuna lantas diberi wejangan ilmu kepemimpinan.

Saking luhurnya ilmu itu, sampai-sampai setara dengan sebuah wahyu.

Pada akhirnya, Arjuna tahu bahwa wahyu makutarama ini adalah ilmu kepemimpinan yang mana dulu wejangan Rama Wijaya kepada Barata.

Setelah mendapatkan ilmu ini, Arjuna dititipi pusaka milik Basukarna untuk dikembalikan. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#Wangsit #basukarna #Wahyu