Jawa Pos Radar Madiun - Meski Soan Cu telah sembuh, Ouw Kong Ek tetap enggan membebaskan Sin Liong dan Swat Hong.
Majikan Pulau Neraka itu ingin Sin Liong tetap tinggal sebagai tabib dan menjadikan Swat Hong sebagai sandera.
Menyadari ancaman ini, kedua pendekar remaja dari Pulau Es mulai menyusun strategi cerdik untuk melarikan diri.
Berikut langkah-langkah yang ditempuh:
Baca Juga: Menelusuri Jejak Kho Ping Hoo Bagian 57, Bertaruh Nyawa Berjumpa Ketua Pulau Neraka
1. Penyembuhan yang Diperlambat
Soan Cu berpura-pura belum sepenuhnya sembuh untuk mengulur waktu dan menyusun rencana tanpa dicurigai.
Baca Juga: Menelusuri Jejak Kho Ping Hoo Bagian 56, Teror Para Pengendali Binatang Berbisa
2. Rencana Penyembuhan dengan Sinkang
Ia meyakinkan kakeknya bahwa Sin Liong perlu menggunakan sinkang (tenaga dalam) untuk menyedot racun dari tubuhnya, agar Sin Liong tetap dipercaya.
3. Terungkapnya Rencana Ouw Kong Ek
Soan Cu memberi tahu Sin Liong dan Swat Hong bahwa kakeknya berencana menahan mereka di Pulau Neraka.
4. Strategi Halus untuk Membujuk Ouw Kong Ek
Ia menyarankan agar Sin Liong mengajarkan ilmu pengobatan kepada penghuni pulau dengan imbalan kebebasan mereka.
Baca Juga: Menelusuri Jejak Kho Ping Hoo Bagian 53, Sang Penguasa Keras di Tanah Terbuang, Simak Sosoknya!
5. Negosiasi dengan Ouw Kong Ek Tetap Gagal
Meski Soan Cu menyatakan dirinya sembuh, Ouw Kong Ek tetap menolak membebaskan mereka dan ingin mempertahankan Sin Liong sebagai tabib pulau.
Soan Cu telah berusaha keras menyelamatkan Sin Liong dan Swat Hong, tetapi rencananya gagal.
Kini, Sin Liong dan Swat Hong harus mencari cara lain untuk melarikan diri dari Pulau Neraka.
Simak terus ulasan Bu Kek Siansu dalam Menelusuri Jejak Kho Ping Hoo di Radar Madiun! (fin)
Editor : Mizan Ahsani