Jawa Pos Radar Madiun – Rahasia pemberontakan terbongkar.
The Kwat Lin, ketua baru Bu-tong-pai itu harus menghadapi kenyataan pahit.
Murid-muridnya gagal, sekutunya dieksekusi, dan ia menjadi buronan pemerintah.
Akhirnya, bekas Ratu Pulau Es itu melarikan diri ke tempat sekutunya, Kiam-mo Cai-li di Rawa Bangkai.
1. Pelarian ke Rawa Bangkai
The Kwat Lin melarikan diri sebelum pasukan pemerintah tiba di Bu-tong-pai.
Ia membawa serta para pengikut setianya menuju Rawa Bangkai, markas Wanita Pandai Berpayung Pedang.
2. Aliansi dengan Kiam-mo Cai-li Liok Si
Liok Si menerima The Kwat Lin dengan baik dan segera memperkuat penjagaan di Rawa Bangkai.
The Kwat Lin merasa kecewa dengan Swi Nio yang mengkhianatinya dan Swi Liang yang membocorkan rahasia pemberontakan.
Ia mengungkapkan satu-satunya ambisinya kini adalah memastikan putranya mendapatkan kedudukan terhormat.
3. Kesepakatan dan Janji untuk Masa Depan
Kiam-mo Cai-li siap membantu, asalkan The Kwat Lin tidak melupakan jasanya.
The Kwat Lin meyakinkan Wanita Berpayung Pedang itu bahwa mereka akan berjuang bersama hingga meraih kejayaan.
Nantikan kelanjutan ulasan mengenai dunia dalam cerita silat Bu Kek Siansu di Radar Madiun! (fin)
Editor : Mizan Ahsani