Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Mengupas Cerita Silat Kho Ping Hoo Bagian 189, Profil Lam-hai Sengjin, Majikan Pulau Kura-Kura, Guru Kwee Lun

AA Arsyadani • Senin, 28 April 2025 | 16:45 WIB
Lam-hai Sengjin (Manusia Dewa dari Laut Selatan).
Lam-hai Sengjin (Manusia Dewa dari Laut Selatan).

Jawa Pos Radar Madiun – Pendekar tua itu bernama Lam-hai Sengjin (Manusia Dewa dari Laut Selatan).

Dia seorang tosu sakti yang tinggal di sebuah pulau terpencil yang dikenal sebagai Pulau Kura-kura di wilayah Laut Selatan.

Ia merupakan seorang ahli silat dan ahli tenaga dalam tingkat tinggi, serta menguasai ilmu pengobatan kuno dan pernapasan dalam.

Namanya dikenal luas di dunia persilatan (kangouw) karena kepandaiannya yang luar biasa.

Sudah lama dirinya hidup menyepi, menjauhi urusan politik maupun perebutan kekuasaan.

Sebagai seorang guru, Lam-hai Sengjin mendidik muridnya dengan disiplin keras, termasuk Kwee Lun.

Walaupun demikian, Lam-hai Sengjin sebenarnya berhati mulia dan selalu membimbing murid-muridnya untuk mengutamakan kehormatan dan kebenaran dalam berkelana di dunia kang-ouw.

Baca Juga: Mengupas Cerita Silat Kho Ping Hoo Bagian 172, Profil Han Lo Jin, Sesepuh Istana Pulau Es, Gugur Ditikam secara Curang oleh Kiam Mo Cai Li

Ciri Khas:

Pendekar tua bernama Lam-hai Sengjin alias Manusia Dewa dari Laut Selatan.
Pendekar tua bernama Lam-hai Sengjin alias Manusia Dewa dari Laut Selatan.

Ia juga termasuk tokoh yang dihormati di antara para pendekar tua dan senior lainnya.

Dalam cerita silat Bu Kek Siansu, Lam-hai Sengjin tampil sebagai tokoh penting yang meskipun jarang muncul, pengaruhnya besar melalui Kwee Lun. (fin)

 

Editor : Mizan Ahsani
#Bu Kek Siansu #Cerita Silat #Kho Ping Hoo