Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Modus Penipuan KUR BRI Marak, Nasabah Diminta Waspada

Hengky Ristanto • Sabtu, 2 Mei 2026 | 11:03 WIB
WASPADA PENIPUAN: BRI mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya penawaran KUR melalui tautan tidak resmi dan menjaga data pribadi.
WASPADA PENIPUAN: BRI mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya penawaran KUR melalui tautan tidak resmi dan menjaga data pribadi.

JAKARTA – Modus penipuan mengatasnamakan Kredit Usaha Rakyat (KUR) marak beredar.

PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) mengimbau masyarakat tidak mudah percaya dan menjaga data pribadi.

Penawaran KUR melalui tautan tidak resmi dan media sosial dipastikan bukan bagian dari layanan BRI.

Perusahaan menegaskan seluruh proses pengajuan dilakukan melalui kanal resmi.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan, pengajuan KUR dapat diakses melalui kantor cabang, unit kerja, hingga agen resmi. “Tidak dipungut biaya apa pun di awal,” ujarnya.

BRI mengingatkan masyarakat tidak mengakses tautan mencurigakan.

Selain itu, bank tidak pernah meminta data rahasia seperti PIN, password, maupun kode OTP.

Setiap permintaan terhadap data tersebut dipastikan merupakan indikasi penipuan.

Masyarakat juga diminta waspada terhadap iming-iming pencairan cepat dengan syarat tidak wajar.

Untuk memastikan kebenaran informasi, BRI meminta masyarakat memanfaatkan kanal resmi. Mulai website, media sosial resmi, hingga layanan Contact BRI.

Perusahaan juga terus memperkuat edukasi literasi keuangan dan kewaspadaan terhadap kejahatan digital.

Koordinasi dengan otoritas dilakukan untuk menindaklanjuti penyalahgunaan nama perusahaan.

BRI menegaskan komitmen menjaga keamanan layanan perbankan dengan prinsip kehati-hatian dan tata kelola perusahaan yang baik. (*)

Editor : Hengky Ristanto
#kejahatan digital #penipuan KUR BRI #modus penipuan bank #keamanan data nasabah #KUR BRI resmi