Jawa Pos Radar Madiun – Aktris cantik Davina Karamoy kembali menunjukkan aktingnya. Namun kali ini, pemeran Rani dalam “Ipar Adalah Maut” bukan bermain untuk film layar lebar.
Davina membintangi serial besutan sutradara Jay Sukmo. Yakni series Indonesia berjudul "Culture Shock".
Serial yang menghadirkan kisah asmara remaja tersebut tayang perdana pada tanggal 21 Februari 2025 lalu di VISION+.
Selain kisah percintaan yang dinilai relevan di zaman ini, series tersebut juga dibalut dengan drama keluarga.
Meski dikemas komedi ringan, “Culture Shcok” juga sarat pesan moral untuk para orang tua dan anak muda.
Davina Karamoy beradu peran dengan sejumlah aktor muda berbakat seperti Ajil Ditto. Keduanya jadi pemeran utama.
Head of Production VISION+, Thaleb Wirachman Wahjudi, mengungkapkan bahwa serial yang digarapnya merupakan topik yang unik, penuh kejutan, dan sangat ringan.
Humor yang ditawarkan juga disesuaikan dengan anak remaja. Ia berharap serial itu dapat menghibur penonton.
Tema sensitif yang diangkat Jay Sukmo menjadi daya tarik utama meski tanpa mengedepankan adegan yang spesifik.
Maklum, “Culture Shock” sengaja dibuat untuk mendidik generasi muda mengenai pergaulan bebas.
Melalui series ini, Davina Karamoy dan Ajil Ditto seolah ingin memberikan wawasan berharga bagi generasi muda dan orangtua.
Terkait pentingnya pendidikan seks dalam perspektif yang lebih luas. Termasuk sejumlah “larangan” yang sering kali memunculkan penasaran di kalangan anak muda.
Bergenre drama komedi, kisah asmara dalam serial ini dianggap relate dengan Gen Z. Mengisahkan kehidupan remaja bernama Riko.
Seorang cowok yang berasal dari desa yang hidup di Ibu Kota. Itu bukan perkara mudah, lingkungan kota besar yang dikenal dengan pergaulan bebas jauh berbeda dengan tempat asalnya.
Riko mendapatkan sebuah nasihat dan tantangan serius, tidak boleh melakukan hubungan badan sebelum menginjak usia 30 tahun.
Ia harus bisa mempertahankan prisnsip dengan tekanan lingkungan sekitarnya itu. Terlebih setelah mengenal sosok Sabrina yang memiliki prinsip berbeda dengannya.
Cewek cantik itu menjadi godaan terbesar Riko, Dimana ia berusaha mencari pasangan berhubungan badan agar bisa bergabung ke sebuah geng di sekolahnya.
Davina Karamoy dan Ajil Ditto yang memerankan sosok polos dalam serial itu mampu mengundang tawa penonton melalui dialog keduanya.
Chemistry yang dibangun saat memerankan karakter Riko dan Sabrina juga sangat kuat, sehingga penonton seolah terbawa dalam cerita.
Maklum saja, dua aktor muda berbakat itu pernah menerima sejumlah penghargaan Pemeran Terbaik dalam film yang pernah dimainkannya.
Sarat Pesan Relevan untuk Anak Muda dan Orang Tua
“Culture Shock” mengangkat isu sensitif yang tak hanya ditujukan pada anak muda, melainkan orang tua juga.
Pesan yang disampaikan dapat menjadi pertimbangan untuk orang tua dalam memahami dunia anak muda yang berbeda dan juga sebaliknya.
Di antaranya soal pentingnya saling memahami, menghargaai perbedaan, dan menghadapi masalah hingga mencari solusi bersama.
Pun, serial ini mengajak Gen Z agar dapat menjaga diri di tengah pergaulan yang cenderung mengikuti tren orang barat yang menjerumus pada pergaulan bebas. (sib)
Editor : Budhi Prasetya