Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Dari Warung Kecil, Siti Julaeha Sukses Jadi Agen BRILink Berkat BRI Group

Hengky Ristanto • Rabu, 8 April 2026 | 15:10 WIB
ILUSTRASI: Siti Julaeha, pelaku UMKM di Lebak, berhasil mengembangkan usaha sembako dan menjadi Agen BRILink berkat dukungan PNM Mekaar dan BRI Group.
ILUSTRASI: Siti Julaeha, pelaku UMKM di Lebak, berhasil mengembangkan usaha sembako dan menjadi Agen BRILink berkat dukungan PNM Mekaar dan BRI Group.

LEBAK – Perjalanan usaha Siti Julaeha menjadi bukti nyata bagaimana dukungan akses keuangan mampu mengangkat ekonomi keluarga.

Dari warung sederhana di rumah, kini usahanya berkembang pesat berkat sinergi holding ultra mikro BRI Group.

Siti memulai usaha sejak 2017 dengan modal awal Rp 2 juta melalui program PNM Mekaar.

Saat itu, ia masih bekerja sambil menjalankan usaha sembako kecil-kecilan.

“Saat pandemi COVID-19 datang, saya harus berhenti bekerja dan memilih fokus melanjutkan usaha sembako. Di tengah kondisi sulit, saya tidak menyerah. Justru dari sinilah usaha saya mulai berkembang. Dengan dukungan modal dan pendampingan usaha serta berbagai pelatihan dari PNM, warung saya semakin besar dan penghasilannya pun makin stabil,” kenangnya.

Dukungan BRI Group dirasakan langsung, terutama melalui skema pembiayaan dengan angsuran yang ringan dan fleksibel.

Hal itu memberi ruang bagi Siti untuk mengelola keuangan usaha secara lebih leluasa.

Seiring usaha yang semakin stabil, Siti mendapat kesempatan menjadi Agen BRILink.

Peluang ini menjadi titik balik dalam pengembangan usahanya.

“Awalnya hanya sebuah tawaran, namun ternyata itu adalah peluang besar. Di lingkungan tempat tinggal saya kebetulan belum ada BRILink Agen, sehingga kebutuhan masyarakat akan layanan transaksi sangat tinggi. Melihat peluang bisnis tersebut, saya makin mantap mengambil keputusan untuk menjadi BRILInk Agen,” ujarnya.

Dengan pendampingan berkelanjutan, Siti mulai menjalankan layanan BRILink bersamaan dengan usaha sembakonya. Keduanya saling menguatkan.

Warung tetap berjalan, sementara layanan transaksi keuangan melalui BRILink semakin ramai digunakan masyarakat.

Kini, Siti telah memiliki toko dan rumah yang terpisah—sebuah capaian yang mencerminkan perkembangan usaha yang berkelanjutan.

Direktur Micro Bank Rakyat Indonesia Akhmad Purwakajaya menyebut program PNM Mekaar menjadi solusi pemberdayaan perempuan prasejahtera yang belum tersentuh layanan keuangan formal.

“Sinergi BRI Group melalui Holding Ultra Mikro (UMi) menjadi wujud komitmen dalam memperluas akses keuangan bagi masyarakat, khususnya ibu-ibu prasejahtera,” ucapnya.

Hingga Februari 2026, PNM telah melayani 22,9 juta nasabah perempuan ultra mikro di lebih dari 60 ribu desa di Indonesia.

Selain itu, lebih dari 1,4 juta nasabah PNM Mekaar telah naik kelas ke layanan BRI dan Pegadaian untuk mengembangkan usaha.

Tak hanya itu, lebih dari 420 ribu nasabah PNM Mekaar kini telah menjadi Agen BRILink yang melayani kebutuhan transaksi masyarakat sekaligus mendorong inklusi keuangan di tingkat komunitas. (*)

Editor : Hengky Ristanto
#inklusi keuangan #BRI Group #BRILink Agen #pnm mekaar #umkm sukses