MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pemdes Mejayan punya cara jitu tangani sampah menumpuk di wilayahnya. Salah satunya dengan membangun Tempat Pembuangan Sementara Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).
Keberadaan TPS3R bukan hanya mengurangi pencemaran lingkungan yang diakibatkan sampah, juga bisa diolah menjadi produk-produk ekonomis. Adapun lokasi pembangunan berada di Jalan Singolodro, Desa/Kecamatan Mejayan.
’’Anggarannya dari kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat (kementerian PUPR) pengajuannya melalui aspirasi sebesar Rp 500 juta,’’ ujar Kades Mejayan Gunawan Wibisono, kemarin (2/8).
Gunawan menjelaskan, lebar bangunan TPS3R 11 meter dengan panjang 16 meter. Sedangkan bangunan kantor pengelolanya memiliki lebar 5 meter dan panjang 6 meter. Dalam bangunan TPS3R terdapat sejumlah fasilitas penunjang yang disediakan.
Seperti kendaraan motor roda tiga untuk mengangkut sampah, mesin cacah organik dan nonorganik, serta mesin pengayak.
’’Baru Mei kami kerjakan, dan saat ini sudah mencapai progres 90 persen. Rencananya Agustus ini akan diresmikan, sehingga bisa dioperasikan sesuai fungsinya,’’ katanya, kepada Jawa Pos Radar Madiun.
Pihaknya memastikan keberadaan TPS3R mampu menyelesaikan pencemaran lingkungan akibat sampah. Selain itu juga bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan pupuk kompos maupun didaur ulang menjadi kerajinan oleh kelompok PKK.
Di sisi lain, saat ini pemdes setempat juga membangun lapangan desa yang berlokasi di Dusun Kronggahan. Lapangan ini akan dilengkapi dengan panggung budaya, pujasera, taman bermain, dan tempat olahraga. Rencananya lapangan tersebut akan menjadi pusat kegiatan warga. ‘’Tahapan kali ini fokusnya untuk pengurukan dengan dana yang bersumber dari BKK sebesar Rp 150 juta,’’ bebernya. (tr2/aan/prog)
Editor : Mizan Ahsani