MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Intervensi pemerintah terhadap kenaikan sejumlah kebutuhan pokok terus dilakukan. Pemkab Madiun getol menggelar operasi pasar murah (OPM).
Sejumlah komoditas utama dijual dengan harga lebih murah dibandingkan di pasar tradisional di Madiun.
Seperti harga beras medium yang dijual Rp 10 per kilogram, padahal di berbagai pasar di Madiun berkisar Rp 13 ribu.
‘’Tidak hanya beras dan gula, tapi ada tujuh komoditas lain yang juga kami sediakan dalam OPM,’’ ujar Kabid Perdagangan Disperdagkop-UM Kabupaten Madiun Hendah Dwi Wijayani.
OPM terus digelar untuk menekan inflasi. Apalagi harga beras dan gula pasir yang melonjak tinggi menjadi penyumbang inflasi tingkat daerah maupun nasional.
Rencananya pemerintah akan terus menggelar OPM hingga akhir tahun ini. ‘’Dalam OPM, kami menyediakan subsidi Rp 3 ribu hingga Rp 4 ribu per item,’’ terangnya.
Dalam gelaran OPM ini, pihaknya tidak menyediakan beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP).
Sebab operasi pasar untuk beras subsidi akan dilakukan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan.
“Pada OPM dengan sembilan komoditas memang kami pakai beras medium dengan kemasan 3 kilogram, karena untuk SPHP nanti akan dilakukan operasi pasar terpisah,” tegasnya. (ryu/aan)
Editor : Mizan Ahsani