Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Tangis Haru Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kabupaten Madiun

Loditya Fernandes • Minggu, 7 Juni 2026 | 18:30 WIB
Suasana haru menyelimuti penyambutan jemaah haji Kabupaten Madiun di Pendopo Ronggo Djoemeno, Caruban. LODITYA FERNANDES/JAWA POS RADAR MADIUN
Suasana haru menyelimuti penyambutan jemaah haji Kabupaten Madiun di Pendopo Ronggo Djoemeno, Caruban. LODITYA FERNANDES/JAWA POS RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Tangis bahagia pecah di halaman Pendopo Ronggo Djoemeno, Caruban, Minggu (7/6).

Kedatangan iring-iringan 10 bus yang membawa ratusan jemaah haji Kabupaten Madiun disambut haru oleh keluarga yang telah menanti selama lebih dari 40 hari.

Begitu pintu bus terbuka, suasana langsung berubah emosional.

Pelukan erat, isak tangis, dan doa syukur menyatu dalam momen pertemuan kembali para tamu Allah dengan keluarga mereka.

Sebanyak 457 jemaah haji, termasuk petugas pendamping, tiba kembali di Kabupaten Madiun dalam kondisi selamat setelah menunaikan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

Salah satu momen paling menyentuh datang dari Mufidah, warga Kecamatan Kebonsari.

Dengan mata berkaca-kaca, dia mengaku rumah terasa begitu sepi sejak kedua orang tuanya berangkat haji.

“Senang sekali, akhirnya tangis hari ini adalah tangis bahagia. Hal pertama yang ingin saya lakukan di rumah adalah membuatkan kopi hangat untuk Ayah, seperti kebiasaan setiap pagi sebelum beliau berangkat haji,” ungkapnya dengan suara bergetar menahan haru.

Penyambutan jemaah haji juga dihadiri langsung Bupati Madiun Hari Wuryanto, Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi, Sekretaris Daerah Sigit Budiarto, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Madiun.

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Mas Hari Wur itu menyampaikan rasa syukur atas kelancaran perjalanan ibadah hingga kepulangan seluruh jemaah.

“Alhamdulillah, kita wajib bersyukur jemaah haji kita budhal slamet, muleh slamet, utuh 457 orang (termasuk petugas). Kami mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Kemenhaj Kabupaten Madiun serta seluruh panitia yang setiap hari memantau dan memberikan laporan perkembangan jemaah dengan sangat sigap,” tuturnya.

Selain mendoakan agar seluruh jemaah menjadi haji yang mabrur dan hajjah yang mabruroh, Mas Hari Wur juga mengajak mereka turut mendoakan kemajuan Kabupaten Madiun.

Menurutnya, doa para jemaah yang baru kembali dari Tanah Suci memiliki makna istimewa dan menjadi harapan bagi kemajuan daerah.

“Panjenengan semua saat ini masih diiringi oleh para malaikat, doanya sangat manjur. Mohon dengan ikhlas doakan Kabupaten Madiun agar menjadi daerah yang Bersahaja; Bersih, Sehat, dan Sejahtera, serta masyarakatnya selalu guyub rukun,” harapnya. (odi/aan)

Editor : Hengky Ristanto
#jemaah haji Madiun #pendopo caruban #Bupati Madiun #Haji 2026 #Kabupaten Madiun