Jawa Pos Radar Madiun – Larangan keramas saat menstruasi masih dipercaya sebagian orang karena dianggap bisa memicu sakit kepala hingga gangguan kesehatan.
Padahal, tidak ada bukti medis yang mendukung anggapan tersebut. Justru, keramas saat haid dianjurkan.
Alasannya adalah membantu menjaga kebersihan rambut dan kulit kepala yang lebih berminyak selama periode menstruasi.
Mitos Pori-Pori Terbuka
Banyak yang beranggapan keramas bisa menyebabkan sakit kepala karena pori-pori kepala terbuka saat haid.
Faktanya, pori-pori terbuka akibat panas tubuh dan keringat, bukan karena siklus menstruasi.
Penyebab Sakit Kepala saat Haid
Sakit kepala saat haid bukan karena keramas, melainkan dipicu perubahan hormon.
Penurunan estrogen serta pelepasan prostaglandin bisa menimbulkan nyeri kepala pada sebagian perempuan.
Keramas untuk Menjaga Kebersihan Tubuh
Rambut yang bersih akan mengurangi minyak berlebih, ketombe, dan bau tidak sedap.
Dengan keramas, kulit kepala tetap sehat dan risiko gatal akibat produksi minyak berlebih dapat dicegah.
Manfaat Keramas saat Menstruasi
Meringankan sakit kepala – Keramas dengan air hangat membantu melemaskan otot dan meredakan nyeri.
Meningkatkan relaksasi – Rambut bersih membuat tubuh terasa segar dan lebih nyaman.
Menjaga kesehatan kulit kepala – Mengurangi bakteri dan jamur yang lebih mudah tumbuh pada kulit kepala berminyak. (cor)
Editor : Andi Chorniawan