Jawa Pos Radar Madiun – PDI Perjuangan mulai memanaskan mesin politik menghadapi Pemilu 2029.
Partai berlambang banteng moncong putih itu menargetkan merebut kembali sekitar 13 ribu suara yang hilang pada pemilu sebelumnya.
Target tersebut mengemuka dalam pelantikan pengurus anak cabang (PAC) PDIP se-Kota Madiun di Aula Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Madiun, Minggu (17/5).
Ketua DPC PDIP Kota Madiun Sutardi mengatakan, pelantikan PAC merupakan bagian dari konsolidasi partai yang dilakukan serentak secara nasional.
“Untuk Kota Madiun konsolidasi dilakukan di tingkat PAC kecamatan,” ujarnya.
Menurut dia, Kota Madiun memiliki tiga PAC dengan masing-masing sembilan pengurus.
Komposisi kepengurusan disusun sesuai aturan partai terkait regenerasi kader dan keterwakilan perempuan.
“Salah satu pengurus wajib berasal dari generasi muda maksimal usia 35 tahun,” katanya.
Selain itu, minimal 20 persen pengurus berasal dari kader muda dan 30 persen keterwakilan perempuan.
Pelantikan tersebut dihadiri anggota DPR RI Budi Sulistyono, politisi senior Kokok Raya, pengampu DPC Kota/Kabupaten Madiun Bambang Yuwono dan Ai Setiorini, serta jajaran pengurus partai.
Dalam kesempatan itu, pesan “Jas Merah” yang disampaikan Budi Sulistyono atau Kanang menjadi perhatian kader.
Sutardi menilai pesan tersebut penting agar kader tidak melupakan sejarah perjuangan partai.
“Sejarah partai harus terus berkesinambungan,” tegasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto