Jawa Pos Radar Madiun - Kenyamanan lingkungan fisik memegang peranan krusial dalam menunjang konsentrasi dan produktivitas belajar peserta didik di sekolah.
Prinsip tata kelola inilah yang dipegang teguh oleh SMAN 1 Kedunggalar (SMANIKE), Kabupaten Ngawi.
Di bawah komando sang nakhoda, Andrias Marstanto Setyo Pranoto,
sekolah ini berhasil melakukan lompatan besar melalui perombakan ekosistem lingkungan yang asri secara menyeluruh.
Transformasi fisik ini diinisiasi sebagai respons taktis atas kondisi lingkungan sekolah yang sebelumnya kurang tertata rapi.
Melalui pemetaan aset yang jeli, Andrias mulai melakukan penataan kawasan, pembersihan area, hingga membangun ruang-ruang terbuka hijau baru.
Salah satunya adalah pendirian Saung SMANIKE,
yang kini bertransformasi menjadi ikon kenyamanan sekaligus ruang belajar terbuka (outdoor learning) favorit bagi para siswa.
"Saat awal menjabat, kondisi sekolah ini jauh dari kata rapi dan bersih.
Kondisi tersebut menggugah jiwa saya untuk segera melakukan sentuhan perbaikan lingkungan demi menaikkan marwah pendidikan serta daya saing daerah,"
ujar Kepala SMAN 1 Kedunggalar, Andrias Marstanto Setyo Pranoto.
Keberhasilan memoles wajah SMANIKE ini dikunci melalui komunikasi dua arah yang solid dengan masyarakat sekitar.
Pihak manajemen sekolah merangkul komite sekolah serta paguyuban wali murid secara transparan untuk ikut menyukseskan program pembenahan ini.
Sinergi kolektif inilah yang membuat pengerjaan fasilitas sekolah berjalan cepat, efektif, dan berkelanjutan tanpa hambatan birokrasi yang kaku.
Bagi Andrias, keindahan lanskap sekolah bukan sekadar hiasan estetika semata,
melainkan cetak biru (blueprint) awal untuk memicu peralihan budaya (culture shift) harian warga sekolah.
Lingkungan yang bersih diposisikan sebagai fondasi dasar untuk menggenjot raihan prestasi akademis, penguatan karakter berbasis lingkungan (Adiwiyata),
serta implementasi nyata nilai-nilai Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) pada diri siswa.
Atas dedikasi, keberanian mengambil langkah perubahan, dan komitmen kuat
dalam mengarsiteki lingkungan sekolah yang kondusif bagi pertumbuhan generasi muda ini,
Andrias Marstanto Setyo Pranoto dianugerahi penghargaan Visionary Leader dalam ajang Radar Madiun Education Awards 2026.
Pencapaian ini dipandangnya sebagai pemacu untuk terus melahirkan inovasi baru di masa depan.
"Lingkungan yang indah adalah sebuah awal.
Tugas besar kita sekarang adalah memastikan bahwa keindahan di luar ini berkorelasi linear dengan kualitas, lonjakan prestasi,
serta keluhuran budi pekerti yang ada di dalam diri setiap siswa SMANIKE," pungkas Andrias. (ifa/*/naz)
Editor : Tim Magang Radar Madiun