Jawa Pos Radar Madiun – Kejuaraan Adu Wani MMA Piala Wali Kota Madiun 2026 tidak sekadar menjadi arena adu kemampuan para petarung bela diri campuran.
Ajang yang digelar perdana di Kota Madiun itu juga dimanfaatkan sebagai wadah pembinaan sekaligus seleksi atlet yang diproyeksikan memperkuat kontingen Kota Madiun pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur mendatang.
Ketua Indonesia Beladiri Campuran Amatir Mixed Martial Arts (IBCA MMA) Kota Madiun Armaya mengatakan, kejuaraan tersebut mendapat sambutan luar biasa.
Hampir 200 petarung ambil bagian dan sekitar 75 persen kabupaten/kota di Jawa Timur mengirimkan atletnya.
"Antusiasmenya sangat bagus. Hampir seluruh daerah di Jatim mengirimkan atletnya," ujarnya, Sabtu (25/7).
Menurut Armaya, tingginya jumlah peserta menjadi sinyal bahwa olahraga Mixed Martial Arts (MMA) semakin diminati masyarakat.
Karena itu, pembinaan atlet akan dilakukan secara berkelanjutan melalui keikutsertaan dalam berbagai kompetisi.
"Event ini akan terus kami pupuk dan bina. Target kami, Kota Madiun menjadi gudang atlet MMA," katanya.
Selain membangun prestasi di tingkat nasional, IBCA MMA Kota Madiun juga membidik hasil maksimal pada Porprov Jawa Timur tahun depan.
Kejuaraan Adu Wani MMA menjadi salah satu tahapan untuk menjaring sekaligus mengasah atlet-atlet terbaik sebelum memasuki persiapan menuju pesta olahraga tingkat provinsi tersebut.
"Saya optimistis kejuaraan perdana ini bakal menjadi fondasi lahirnya atlet-atlet MMA potensial yang mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional," terang Armaya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto