Jawa Pos Radar Madiun - Kue apem menjadi salah satu jajanan pasar khas Jawa yang tak lekang oleh waktu.
Teksturnya lembut, sedikit berpori, dengan rasa manis gurih yang khas dari perpaduan tepung beras dan santan.
Lebih dari sekadar makanan, apem juga memiliki makna filosofis. Dalam budaya Jawa, apem sering dikaitkan dengan simbol permohonan maaf dan penyucian diri.
Karena itu, kue ini kerap hadir dalam acara selametan hingga tradisi menjelang Ramadan seperti megengan.
Baca Juga: Tiwul Khas Jawa Versi Kekinian: Resep Simpel, Rasa Legit dan Gurih
Berikut ini resep dan cara mudah membuatnya.
Bahan-Bahan Kue Apem Lembut
250 gram tepung beras
300 ml santan kelapa
100–150 gram gula (bisa gula pasir atau gula merah)
1 sdt ragi instan
Air secukupnya
Sejumput garam
Daun pandan (opsional, untuk aroma)
Cara Membuat Apem Empuk Anti Gagal
1. Masak santan dan gula
Rebus santan bersama gula, garam, dan daun pandan hingga hangat. Jangan sampai terlalu panas agar ragi tetap aktif.
2. Campur tepung dan santan
Tuang larutan santan ke dalam tepung beras, lalu aduk hingga halus dan tidak bergerindil.
3. Masukkan ragi
Setelah adonan hangat, tambahkan ragi dan aduk rata.
4. Fermentasi adonan
Tutup adonan dan diamkan selama 1–2 jam. Adonan akan mengembang dan muncul gelembung kecil.
5. Kukus adonan
Tuang adonan ke dalam cetakan, lalu kukus selama 15–20 menit hingga matang.
6. Sajikan
Angkat dan biarkan sedikit dingin sebelum disajikan.
Penulis
Defika Lusiana Safara, Siswi SMKN 1 Bagor, Nganjuk