Jawa Pos Radar Madiun – Mabuk kendaraan bisa merusak mood dan kenyamanan selama perjalanan, apalagi kalau sampai muntah.
Kondisi ini biasanya terjadi karena otak menerima sinyal yang saling bertentangan dari mata dan telinga bagian dalam.
Tapi tenang, ada banyak cara untuk mencegah dan mengatasi mabuk perjalanan agar tetap asyik sampai tujuan.
Kenali Penyebab Mabuk Kendaraan
Mabuk kendaraan terjadi karena konflik sinyal sensorik. Mata melihat pergerakan cepat dari luar jendela, sementara tubuh merasa diam di dalam kendaraan.
Kebingungan otak ini memicu mual, pusing, hingga muntah. Pemahaman ini penting agar kamu tahu bagaimana cara menghindarinya sejak awal.
Siapa Saja yang Rentan Mabuk?
Anak-anak usia 2–12 tahun paling sering mengalami mabuk kendaraan. Selain itu, orang dengan kecemasan tinggi, kurang tidur, atau yang suka membaca dan main ponsel di kendaraan juga lebih rentan.
Berikut tips yang bisa kamu coba sebelum dan selama di jalan!
1. Hindari Makan Berlebihan Sebelum Berangkat
Jangan makan berat menjelang perjalanan. Pilihlah makanan ringan dan mudah dicerna seperti roti gandum, pisang, atau yogurt.
Hindari makanan berminyak dan minuman berkarbonasi agar tidak memperparah mual.
2. Siapkan Camilan Ringan
Camilan seperti biskuit tawar, kerupuk, atau potongan buah segar bisa membantu meredakan mual. Makan dalam porsi kecil dan hindari camilan beraroma menyengat.
3. Kunyah Permen atau Permen Karet
Mengunyah permen bisa mengalihkan fokus otak dan meredakan mual. Pilih rasa seperti mint, lemon, atau jahe yang menenangkan.
Tapi jangan konsumsi berlebihan karena bisa mengiritasi lambung.
4. Pejamkan Mata dan Istirahat
Saat mulai pusing, tutup mata dan tarik napas dalam-dalam. Teknik ini menstabilkan persepsi otak dari gangguan visual yang menyebabkan mual.
5. Konsumsi Obat Antimual
Jika perlu, minum obat antimual seperti dimenhidrinat atau meclizine sebelum berangkat.
Tapi konsultasikan dulu dengan dokter, apalagi jika Anda akan menyetir karena beberapa obat bisa menyebabkan kantuk.
6. Jaga Tubuh Tetap Terhidrasi
Minum air putih secara berkala. Hindari soda dan alkohol yang bisa membuat perut kembung. Pilih teh herbal atau air elektrolit untuk mencegah dehidrasi.
7. Duduk di Posisi Terbaik
Posisi duduk yang stabil, seperti kursi tengah bagian depan, bisa mengurangi guncangan.
Hindari duduk di bagian belakang atau menghadap ke belakang. Pastikan juga kepala dan punggung memiliki sandaran nyaman. (cor)
Editor : Andi Chorniawan