Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

10 Kesalahan Umum Pemula saat Merawat Bonsai, Salah Satunya Pemangkasan Asal-asalan

Dewanti Septianingrum • Jumat, 1 Agustus 2025 | 05:42 WIB

 

 

Ilustrasi kesalahan merawat bonsai.
Ilustrasi kesalahan merawat bonsai.

Jawa Pos Radar Madiun – Merawat bonsai memang tampak mudah, tapi kenyataannya banyak pemula justru melakukan kesalahan mendasar yang bisa merusak kesehatan tanaman.

Dari penyiraman hingga pemangkasan, setiap langkah perawatan bonsai membutuhkan ketelitian dan pengetahuan dasar yang benar.

Agar tidak menyesal di kemudian hari, simak daftar 10 kesalahan umum saat merawat bonsai berikut ini. Lengkap dengan solusi agar tanaman tetap subur dan indah!

1. Penyiraman Tidak Tepat: Akar Bisa Busuk

Menyiram terlalu banyak menyebabkan akar membusuk, sementara terlalu sedikit membuat tanaman dehidrasi.

Solusi: Siram hanya saat tanah mulai kering. Pastikan pot memiliki sistem drainase yang baik agar air tidak menggenang.

2. Salah Pilih Jenis Bonsai untuk Pemula

Bonsai bukan tanaman sembarangan. Pemula sering tergoda memilih jenis yang indah tapi sulit dirawat.

Solusi: Mulailah dengan bonsai beringin (ficus), jade, atau juniper yang lebih tahan banting dan adaptif.

3. Kurang Paparan Sinar Matahari

Bonsai butuh cahaya cukup untuk fotosintesis. Tanpa cahaya, daun bisa menguning dan gugur.

Solusi: Tempatkan bonsai dekat jendela dengan cahaya langsung. Gunakan lampu tanam bila perlu.

4. Lalai Periksa Hama dan Penyakit

Hama seperti kutu daun, tungau, atau jamur bisa muncul kapan saja.

Solusi: Periksa daun dan batang secara rutin. Gunakan sabun insektisida ringan atau semprotan tanaman alami bila perlu.

5. Pemangkasan Asal-Asalan

Memangkas tanpa ilmu bisa mengganggu pertumbuhan bonsai dan merusak bentuk alaminya.

Solusi: Pelajari teknik pemangkasan sesuai jenis pohon dan musimnya. Lakukan pemangkasan ringan secara bertahap.

6. Tidak Memberi Pupuk Secara Rutin

Tanpa nutrisi, bonsai tidak bisa tumbuh optimal.

Solusi: Gunakan pupuk khusus bonsai setiap 1–2 bulan. Hindari over-pemupukan agar akar tidak rusak.

7. Jarang Ganti Pot, Akar Tercekik

Akar bonsai bisa tumbuh terlalu padat jika tidak direpotting.

Solusi: Ganti pot dan pangkas akar setiap 1–2 tahun agar pertumbuhan tetap sehat dan media tanam tetap segar.

8. Tidak Memahami Siklus Musim dan Pertumbuhan

Perawatan bonsai harus disesuaikan dengan musim dan siklus hidupnya.

Solusi: Di musim semi dan panas, intensifkan penyiraman dan pemupukan. Kurangi saat musim dingin atau hujan.

9. Kurang Sabar, Ingin Hasil Instan

Bonsai adalah seni dan kesabaran. Pemula sering tergesa membentuk atau memindah-mindahkan tanaman.

Solusi: Nikmati proses tumbuhnya bonsai. Jangan terlalu sering ubah bentuk atau potnya dalam waktu dekat.

10. Terlalu Sering Memindahkan Lokasi

Perubahan lokasi yang terlalu sering bisa membuat bonsai stres dan layu.

Solusi: Biarkan bonsai beradaptasi selama beberapa minggu sebelum dipindah lagi. Hindari tempat terlalu panas atau terlalu teduh. (dew/cor)

 

Editor : Andi Chorniawan
#Kesalahan #pemangkasan #penyiraman #pupuk #pemula #Bonsai #merawat