Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Puluhan Rumah Rusak akibat Bencana, Pemkot Madiun Telan Rp 187 Juta untuk Rehab

Erlita H • Senin, 2 Desember 2024 | 19:00 WIB
BELANJA TAK TERDUGA: Pj Wali Kota Madiun Eddy Supriyanto memberikan bantuan untuk perbaikan rumah warga di Kelurahan Taman yang terdampak bencana.
BELANJA TAK TERDUGA: Pj Wali Kota Madiun Eddy Supriyanto memberikan bantuan untuk perbaikan rumah warga di Kelurahan Taman yang terdampak bencana.

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Mereka yang terdampak angin kencang pada awal November lalu baru bisa merasakan uluran tangan Pemkot Madiun, Minggu (1/12).

Bantuan berupa perbaikan rumah diberikan Penjabat (Pj) Wali Kota Eddy Supriyanto kepada 29 korban terdampak bencana hidrometeorologi.

Bantuan yang bersumber dari belanja tidak terduga (BTT) itu diserahkan secara simbolis di Kelurahan Taman dan Klegen. Nilai totalnya mencapai Rp 187 juta.

Perinciannya, 11 rumah di Kecamatan Taman, tiga rumah di Manguharjo dan 15 rumah di Kartoharjo.

Adapun nilai bantuannya bervariasi tergantung tingkat kerusakan. Rata-rata antara Rp 750 ribu hingga Rp 35 juta.

’’Kerusakan-kerusakan rumah ada yang sedikit parah, sedang dan yang ringan,’’ ujar Eddy di sela-sela penyerahan bantuan perbaikan korban terdampak bencana di Klegen.

Menurutnya, bantuan yang disalurkan sudah sesuai dengan ketentuan. Seperti penetapan status tanggap darurat bencana.

’’Kemudian, bantuan kami serahkan setelah selesai pelaksanaan pilkada. Ini sesuai dengan surat edaran (SE) mendagri yang melarang pemberian hibah atau apa pun ketika pilkada,’’ terangnya.

Meski nilainya tak seberapa, Eddy berharap bantuan yang diberikan pemkot itu bisa bermanfaat bagi warga terdampak bencana.

’’Semoga bisa membantu meringankan beban masyarakat yang ada di Kota Madiun,’’ harap pria yang juga menjabat sebagai Kepala Bakesbangpol Jatim tersebut.

Lebih lanjut, dia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk waspada datangnya bencana di saat musim hujan. Baik itu banjir maupun angin kencang.

’’Kami pesan ke seluruh masyarakat untuk menjaga rumahnya masing-masing. Prepare yang bocor segera diperbaiki,’’ tutur Eddy.

Baca Juga: Hasil Pilkada di TPS Kota Madiun Ini Berubah Gara-Gara PSU, Khofifah Berbalik Unggul dari Risma

Dirinya juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan di sungai. Pun, mendorong warga untuk melaksanakan kerja bakti.

’’Bagi warga yang berada di pinggir-pinggir sungai seperti Kelun, Pilangbango dan Tawangrejo harus waspada dan hati-hati,’’ pintanya.

Sebelumnya, Eddy mengaku sudah meminta dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (DPUPR) untuk mengebut pekerjaan perbaikan tanggul di Kali Piring.

Dengan begitu, potensi banjir di wilayah Pilangbango, Kelun dan Tawangrejo bisa diantisipasi.

’’Jadi, kalau ada yang menyampaikan ini (normalisasi sungai) harusnya dibersihkan setiap hari, tentu tidak usah disuruh, kami sudah melakukan semuanya,’’ tandasnya. (err/her)

Bantuan BTT untuk Rehab Rumah Rusak akibat Bencana

Jumlah korban: 29 orang

Taman: 11 rumah

Manguharjo: 3 rumah

Kartoharjo: 15 rumah

Total nilai bantuan: Rp 187 juta

Rerata nilai bantuan: Rp 750 ribu hingga Rp 35 juta

Editor : Mizan Ahsani
#kota madiun #rumah #bantuan #rehab #bencana