KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Wali Kota Maidi dan Wawali F Bagus Panuntun tampil perdana di depan anggota DPRD Kota Madiun dalam rapat paripurna serah terima jabatan (sertijab) dan penyampaian visi-misi, Senin (3/3).
Dalam pidatonya, Maidi memaparkan program 100 hari kerja yang akan dijalankan ke depan.
Sejumlah program prioritas yang dicanangkan meliputi pengembangan rute wisata untuk UMKM, rehabilitasi parkir alun-alun, pemasangan videotron 3D, perbaikan lantai Tugu Nol Kilometer, pembangunan track ATV, integrasi layanan publik, hingga gerakan sosial dan ketahanan pangan.
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, yang hadir dalam rapat tersebut, optimistis bahwa Maidi dapat menjalankan tugasnya dengan baik.
’’Beliau punya pengalaman memimpin Kota Madiun. Transisi ini akan berjalan mulus dan saya yakin program daerah bisa selaras dengan provinsi dan pusat,’’ ujar Emil.
Dia juga menyoroti harmonisasi antara eksekutif dan legislatif yang dinilai akan mempercepat realisasi program.
’’Saya senang melihat kekompakan DPRD dan pemkot. Apa pun warna politiknya, semuanya tetap solid,’’ tambahnya.
Ketua DPRD Kota Madiun Armaya menegaskan bahwa DPRD akan mengawal kebijakan pemkot agar benar-benar pro-rakyat dan merata.
’’Kami akan memastikan pembangunan tidak hanya untuk kepentingan pemilih dalam pilkada, tetapi merata untuk seluruh warga,’’ tegas politikus Perindo itu.
Sementara itu, Maidi memastikan komitmennya untuk merealisasikan program Asta Karya, yang sejalan dengan Nawa Bhakti Satya Pemprov Jatim dan Asta Cita Presiden.
Salah satu fokus utama adalah Makan Bergizi Gratis (MBG), yang segera dioptimalkan dengan dukungan penuh dari organisasi perangkat daerah (OPD). ’’Kita harus cepat bergerak. Ketika ada arahan dari pusat, langsung tancap gas,’’ pungkas Maidi. (ggi/her/*)
Editor : Mizan Ahsani