Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Bulog Sudah Serap 1.500 Ton Jagung Petani di Madiun, Kuota Tanpa Batas Asal Sesuai Standar

Erlita H • Senin, 7 Juli 2025 | 03:30 WIB
Jagung petani Madiun diserap Bulog dengan standar kadar air maksimal 14 persen dan aflatoksin maksimal 50 ppb. DOK/RADAR MADIUN
Jagung petani Madiun diserap Bulog dengan standar kadar air maksimal 14 persen dan aflatoksin maksimal 50 ppb. DOK/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Perum Bulog Kancab Madiun intensif menyerap jagung pipil dari petani di wilayah kerjanya.

Tiga daerah menjadi sasaran utama, yakni Kota Madiun, Kabupaten Madiun, dan Ngawi.

Pemimpin Cabang Perum Bulog Kancab Madiun Agung Sarianto menyebut penyerapan jagung dilakukan berdasarkan dua standar mutu utama.

Yakni, kadar air maksimal 14 persen dan kadar aflatoksin tidak lebih dari 50 ppb.

“Kami beli seharga Rp 5.500 per kilogram. Tidak melihat varietas, yang penting standar mutu terpenuhi,” ujarnya, Minggu (6/7).

Hingga awal Juli, Bulog telah menyerap 916 ton jagung.

Seluruhnya ditampung di gudang sewa di Ngawi yang berkapasitas maksimal 1.500 ton.

“Jagung tidak bisa ditumpuk tinggi seperti gabah, sehingga gudang cepat penuh,” terang Agung.

Dia mengimbau petani menjaga kualitas pascapanen, khususnya pengeringan.

Penyerapan dilakukan langsung dari petani, baik dijemput petugas maupun dikirim sendiri ke gudang.

Bulog juga tidak membatasi jumlah penyerapan selama syarat mutu dipenuhi.

“Kami terbuka menerima jika standar terpenuhi,” pungkasnya. (err/den)

Editor : Hengky Ristanto
#bulog #panen jagung #serapan jagung #madiun #harga jagung #gudang bulog #Kadar air