Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Alokasi Pupuk Subsidi 2025 Disesuaikan, Petani Madiun Dapat Tambahan dari DBHCHT

Erlita H • Selasa, 26 Agustus 2025 | 21:15 WIB
Pemkot Madiun menambah alokasi pupuk subsidi dari DBHCHT untuk 1.225 petani agar kebutuhan pupuk lebih terjamin. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN
Pemkot Madiun menambah alokasi pupuk subsidi dari DBHCHT untuk 1.225 petani agar kebutuhan pupuk lebih terjamin. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Pemkot Madiun menyesuaikan alokasi pupuk subsidi tahun ini.

Kuota pupuk urea berkurang, sementara NPK justru meningkat seiring bertambahnya penerima bantuan.

Kabid Pertanian DKPP Kota Madiun, Wahyu Niken Febrianti, menyebut tambahan alokasi Rp 1,8 miliar dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) disiapkan untuk 1.225 petani dari 34 kelompok tani berbadan hukum.

’’Peningkatan kuota ini menjadi kabar baik. Secara umum serapan NPK lebih baik dibanding urea,’’ ujarnya, kemarin (25/8).

Data tahun lalu, serapan pupuk urea mencapai 674,895 ton dari alokasi 728 ton atau 92,71 persen.

Sedangkan NPK terserap 389,592 ton dari 395 ton atau 98,63 persen.

Untuk 2025, alokasi urea sebanyak 631 ton termasuk tambahan 10 ton.

Hingga Agustus realisasi penyaluran 414,436 ton atau 65,68 persen.

Sedangkan NPK dialokasikan 407 ton, dengan realisasi 305,095 ton atau 74,96 persen.

Selain program subsidi, DKPP rutin melatih petani membuat pupuk organik maupun hijau dari limbah peternakan dan tanaman.

’’Kami ingin petani tidak bergantung pupuk kimia. Pupuk organik bisa jadi solusi jangka panjang,’’ pungkasnya. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#petani madiun #pupuk subsidi #dkpp kota madiun #Pupuk NPK #DBHCHT #madiun #pupuk urea