Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Pemkot Madiun Susun Strategi Tingkatkan AHH-IPM

Erlita H • 2024-02-20 15:15:00
REFORMASI KESEHATAN: Pemkot Madiun menggulirkan sejumlah progam di bidang kesehatan pada tahun ini. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
REFORMASI KESEHATAN: Pemkot Madiun menggulirkan sejumlah progam di bidang kesehatan pada tahun ini. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Reformasi kesehatan menjadi komitmen wali kota Maidi pada tahun ini. Implementasinya untuk menjamin seluruh warga mendapatkan layanan kesehatan, sekaligus meningkatkan angka harapan hidup (AHH) dan indeks pembangunan manusia (IPM).

‘’(peningkatan) angka harapan hidup tidak bisa diserahkan ke dinas kesehatan saja, harus menghubungkan semuanya. Karena ketika kesehatannya tinggi ekonomi juga akan naik,’’ kata Maidi, Selasa (20/2/2024).

Diakuinya, selama ini IPM dan AHH Kota Madiun terus naik. Ini menunjukkan bahwa program di bidang kesehatan, pendidikan dan peningkatan ekonomi sudah berkesinambungan.

‘’Saya terima kasih ke dinas kesehatan, indikator itu sudah terpenuhi untuk angka harapan hidup naik dan stunting turun. Terus, ibu hamil yang meninggal hampir nggak ada. Serta anak yang lahir saat ini (pertumbuhannya) cukup bagus sekali,’’ terangnya.

Lebih lanjut, Maidi meminta kepada dinas kesehatan, pengendalian penduduk dan keluarga berencana (dinkes-PPKB) untuk mempertahankan prestasi tersebut.

Pun, dia mengingatkan sejumlah tantangan ke depan perlu diantisipasi dengan melakukan inovasi program di bidang kesehatan. ‘’Insya Allah, masalah-masalah yang akan kita hadapi ke depan itu sudah terdeteksi dini,’’ ujar mantan Sekda Kota Madiun tersebut.

Sementara itu, Kadinkes-PPKB Kota Madiun dr Denik Wuryani menyebutkan ada beberapa rencana kegiatan yang fokusnya langsung kepada masyarakat.

Di antaranya, fogging, belanja nutrisi ibu hamil untuk 194 sasaran, belanja nutrisi susu dengan jumlah 195 saaran dan vitamin untuk 392 balita stunting, serta pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) saat Lebaran, Natal dan tahun baru.

‘’Manusia berkualitas salah satu pendukungnya dari kesehatan. Hasil lokakarya ini bisa dijadikan bahan antisipasi tantangan yang dimungkinkan akan terjadi,’’ terang dr Denik. (mg1/her)

Editor : Hengky Ristanto
#Maidi #kota madiun #AHH #ipm #Stunting #Pemkot Madiun