KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Jumlah okupansi penumpang kereta api di wilayah PT KAI Daop 7 Madiun tercatat mencapai 100 persen.
Angka itu terangkum selama libur panjang akhir pekan yang bertepatan dengan libur Maulud Nabi Muhammad SAW.
"Okupansi penumpang KA di Daop 7 Madiun mengalami kenaikan hingga lebih dari 100 persen kapasitas dibandingkan hari biasa," ujar Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Kuswardojo.
Mengutip Antara, pada empat kereta api keberangkatan dari Daop 7 Madiun tingkat okupansi rata-ratanya sebesar 122 persen selama libur Maulud Nabi.
PT KAI Daop 7 Madiun mencatatkan KA dengan okupansi tertinggi di wilayah Daop 7 adalah KA Kahuripan relasi Blitar-Kiaracondong PP okupansi mencapai 172 persen.
Diikuti Brantas relasi Blitar-Pasarsenen PP mencapai 114 persen, KA Bangunkarta relasi Jombang-Pasarsenen PP okupansi 114 persen.
Lalu ada KA Singasari relasi Blitar Pasarsenen PP mencapai 97 persen.
Selama periode ini, lanjutnya, Daop 7 Madiun menyediakan total 10.128 tempat duduk.
Sebanyak 5.951 tiket terjual di wilayah Daop 7 dan sebanyak 7.085 tiket lainnya terjual dari wilayah lain.
"Untuk aktivitas penumpang di stasiun-stasiun Daop 7, sebanyak 16.472 penumpang naik dan 16.403 penumpang turun," bebernya.
"Jumlah ini diperkirakan masih akan terus bertambah hingga akhir masa libur di tanggal 16 September 2024 nanti," sambung Kuswardojo.
Guna memberikan kenyamanan dan kepuasan pelanggan, Kuswardojo menegaskan bahwa PT KAI terus menjaga ketepatan waktu operasional selama masa liburan.
"Selama bulan Agustus 2024, kami evaluasi untuk ketepatan waktu keberangkatan kereta mencapai 100 persen dan kedatangan 97,58 persen," kata dia. (naz)