Jawa Pos Radar Madiun - Pemeriksaan kesehatan hewan kurban di Kota Madiun resmi dimulai hari ini, 26 Mei 2025.
Menjelang Idul Adha, tim dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) dikerahkan untuk memantau ribuan ternak.
Terutama dari luar kota, guna mengantisipasi penyakit mulut dan kuku (PMK) serta menjamin kelayakan konsumsi.
Kepala DKPP Kota Madiun Totok Sugiarto menyampaikan, pemeriksaan akan berlangsung hingga 5 Juni.
Tiga tim diturunkan untuk menjangkau masing-masing wilayah kecamatan.
‘’Pemeriksaan dilakukan sesuai instruksi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jawa Timur,’’ terangnya.
Pengawasan dilakukan menyeluruh. Tidak hanya ke peternak lokal, namun juga menyasar lapak penjual dari luar kota.
Hal itu sebagai langkah antisipasi penyebaran penyakit menular seperti PMK.
‘’Hewan dari luar kota kami awasi betul. Jangan sampai menularkan penyakit,’’ tegasnya.
Totok menyebutkan populasi ternak yang siap kurban di Kota Madiun mencukupi, terdiri dari 134 ekor sapi, 1.505 kambing, dan 290 domba.
Semua dalam kondisi sehat, dengan pemberian vaksin dan vitamin secara rutin.
‘’Kalau ada hewan sakit, peternak wajib segera lapor agar tidak menular,’’ pungkasnya. (ggi/den)
Editor : Hengky Ristanto