Jawa Pos Radar Madiun - Persiapan mepet tidak mengendurkan performa Madiun Putra FC (MPFC).
Skuad Blue Force kembali meraih hasil positif dalam dua uji coba beruntun kontra PSIL Lumajang, Askring dan Persemag.
Asisten pelatih MPFC Rendi Dwi Ardiyana menyebut uji coba tersebut dimanfaatkan untuk memantapkan komposisi tim.
‘’Alhamdulillah kami diberi kemenangan. Banyak evaluasi untuk pertandingan tadi,’’ ujarnya.
Selain taktik, Rendi menyoroti aspek emosional pemain.
Pada menit-menit akhir laga, salah satu pemain sempat tersulut emosi imbas tensi pertandingan yang meningkat.
’’Itu jadi catatan kami,’’ imbuh mantan pemain Persinga Ngawi itu.
MPFC bakal bersaing menghadapi Inter Pemuda Kediri, Perseta 1970, dan Sinar Harapan mulai 11 Desember di Lapangan Ngronggo, Kediri.
‘’Persiapan lebih ke taktik karena kami dua kali main siang dan away,’’ terang Rendi.
Support Director MPFC Duta Radia optimistis skuadnya tetap mampu bersaing meski tim lain disokong dana Askot masing-masing.
’’Kami percaya diri target juara grup. Realistisnya, lolos dari Grup G,’’ ujar pria yang akrab disapa Dea itu.
Dea menambahkan, MPFC sebelumnya pernah bertemu Inter Kediri pada Liga 2023.
Meski kali ini Inter berstatus tuan rumah, pihaknya yakin tim pelatih telah menyiapkan strategi antisipasi.
Perubahan regulasi Liga 4 yang mewajibkan perombakan skuad setiap musim membuat komposisi pemain seluruh peserta ikut berubah.
’’Kami tinggal menyisakan dua pemain lama,’’ tuturnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto