Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Hadiri Parluh PSHT 2026 di Madiun, Emil Dardak Tekankan Persatuan Bangsa

Hengky Ristanto • 2026-02-07 20:47:09
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menghadiri pembukaan Parapatan Luhur (Parluh) PSHT 2026 di Graha Krida Budaya, Kota Madiun. FOTO: ISTIMEWA
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menghadiri pembukaan Parapatan Luhur (Parluh) PSHT 2026 di Graha Krida Budaya, Kota Madiun. FOTO: ISTIMEWA

Jawa Pos Radar Madiun – Parapatan Luhur (Parluh) Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) 2026 resmi dibuka di Kota Madiun, Jumat (6/2).

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak hadir langsung dalam agenda yang digelar di Graha Krida Budaya, Jalan Merak, Kelurahan Nambangan Kidul, Kecamatan Manguharjo.

Emil datang mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang berhalangan hadir.

Khofifah disebut harus mempersiapkan peringatan Harlah Satu Abad Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Malang.

“Gubernur Jawa Timur menyampaikan salam hormat dan menugaskan kami untuk hadir mewakili beliau. Ibu Gubernur sangat mendukung dan mendoakan agar PSHT terus diberikan keberkahan serta kesuksesan,” kata Emil.

Dalam sambutannya, Emil menegaskan Pemprov Jatim tetap mendukung PSHT sebagai organisasi persaudaraan sekaligus perguruan pencak silat yang konsisten membentuk generasi berkarakter dan berbudi luhur.

Dia menyoroti nilai penting dalam ajaran PSHT, terutama soal pengendalian diri.

Menurut Emil, ajaran tersebut relevan di tengah tantangan zaman, termasuk derasnya arus informasi dan potensi gesekan sosial.

“PSHT menanamkan nilai bahwa musuh terberat bukan hanya di luar diri kita, tetapi justru ada di dalam diri sendiri,” ujarnya.

Selain membangun karakter, Emil juga menekankan pencak silat sebagai warisan budaya asli Indonesia yang harus terus dibesarkan.

Termasuk didorong menjadi olahraga prestasi yang mampu bersaing di tingkat dunia.

“Pencak silat adalah seni bela diri asli Indonesia yang harus kita kembangkan, kita besarkan, dan kita agungkan di mata dunia,” tegasnya.

Emil menilai PSHT memiliki peran besar dalam sejarah pencak silat nasional.

Nilai persaudaraan, kedisiplinan, dan pengabdian disebut tetap relevan hingga kini.

Dia mengingatkan, persatuan bangsa tidak hadir secara otomatis.

Tetapi harus dirawat melalui sikap dewasa dan bijak, terutama di tengah dinamika sosial.

“Persatuan bangsa tidak hadir secara otomatis, tetapi harus kita pupuk dan perjuangkan bersama,” tandasnya.

Emil juga menyampaikan kebanggaan karena Madiun menjadi salah satu pusat penting pencak silat nasional.

Dia berharap PSHT tetap solid secara organisasi sekaligus mampu merangkul lebih luas demi menjaga persaudaraan.

“Kami bangga karena Madiun menjadi pusat penting pencak silat nasional. PSHT harus tetap kuat ke dalam, solid secara organisasi, sekaligus mampu merangkul ke luar untuk memperkuat persatuan bangsa,” pungkasnya. (her)

Editor : Hengky Ristanto
#Persatuan Bangsa #PSHT Kota Madiun #Parluh PSHT Madiun #emil dardak #Parapatan Luhur PSHT 2026 #madiun #pencak silat indonesia