Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Libur Lebaran 2025, Magetan Disambangi 183.991 Wisatawan, Telaga Sarangan Paling Banyak Dikunjungi

Aprilita Sari • Sabtu, 12 April 2025 | 02:15 WIB
Telaga Sarangan menjadi objek wisata yang paling banyak dikunjungi di Magetan saat libur Lebaran 2025 lalu. FOTO: AJI PUTRA/RADAR MAGETAN
Telaga Sarangan menjadi objek wisata yang paling banyak dikunjungi di Magetan saat libur Lebaran 2025 lalu. FOTO: AJI PUTRA/RADAR MAGETAN

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Momentum libur Lebaran 2025 membawa berkah bagi sektor pariwisata di Magetan.

Selama periode liburan, kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi di Bumi Mageti melonjak signifikan.

Kabid Destinasi Pariwisata Disbudpar Magetan, Eka Radityo, menyebut total kunjungan wisata ke seluruh daya tarik wisata di Magetan mencapai 183.991 orang.

Dari jumlah itu, Telaga Sarangan masih menjadi primadona dengan torehan 128.762 pengunjung.

Angka tersebut melampaui prediksi awal yang diperkirakan hanya sekitar 160 ribu orang.

’’Peningkatan ini salah satunya karena durasi libur Lebaran tahun ini cukup panjang, delapan hari,’’ jelas Eka, kemarin (10/4).

Cuaca yang cenderung cerah juga turut mendukung tingginya minat wisatawan. Meski sempat turun hujan, tidak terjadi cuaca ekstrem seperti puting beliung atau hujan es.

’’Banyak pemudik yang sekalian berwisata, itu juga berkontribusi pada lonjakan kunjungan,’’ katanya.

Puncak kunjungan harian di Telaga Sarangan terjadi pada Sabtu dengan catatan 22.363 wisatawan.

Meski sedikit di bawah puncak kunjungan tahun lalu yang mencapai 23 ribu orang, total kunjungan tahun ini menyebar lebih merata.

’’Karena liburnya panjang, masyarakat bisa memilih waktu yang lebih fleksibel untuk berlibur,’’ paparnya.

Baca Juga: Korban Ledakan Petasan yang Dirawat RSUD dr Sayidiman Magetan Bertambah Dua Bocah Lagi, Ini Luka yang Dialami

Dari sisi ekonomi, dampak libur panjang ini sangat terasa. Eka menyebut perputaran uang yang langsung berkaitan dengan sektor pariwisata mencapai lebih dari Rp 65 miliar.

Sementara jika dihitung secara keseluruhan termasuk sektor kuliner dan oleh-oleh nilainya bisa menembus Rp 100 miliar.

’’Banyak wisatawan juga belanja oleh-oleh dan kulineran. Tercatat, pengunjung pusat oleh-oleh saja mencapai 13.779 orang,’’ sebutnya.

Untuk pendapatan daerah, retribusi dari Telaga Sarangan selama libur Lebaran mencapai sekitar Rp 2,4 miliar.

Pemasukan tertinggi terjadi pada Sabtu, sebesar Rp 434 juta dalam sehari.

Disbudpar juga menyiasati padatnya kunjungan dengan menyediakan layanan shuttle dari parkiran luar ke kawasan Telaga. 

’’Ada dua armada elf dari Dishub dan dua mobil Luxio dari BPKPD. Ini membantu mengurangi kemacetan di sekitar area telaga,’’ kata Eka.

Tren penggunaan tiket non-tunai juga meningkat. Total transaksi QRIS selama libur lebaran tercatat Rp 126.210.000.

’’Yang paling penting dari pariwisata adalah dampak ekonominya. Banyak pelaku usaha wisata mengalami peningkatan pendapatan hingga tiga kali lipat dari hari biasa,’’ tuturnya.

Lebih lanjut, Eka berharap ke depan kue pariwisata bisa lebih merata. ’’Tidak hanya bertumpu pada Sarangan, tapi juga destinasi lain di Magetan,’’ pungkasnya. (ril/her/adv)

KUNJUNGAN LIBUR LEBARAN

Telaga Sarangan: 128.762 orang

Mojosemi Forest Park: 7.233 orang

Tamris Maospati: 5.161 orang

Pendakian Cemorosewu: 4.398 orang

Wisata Lembah Serimpi: 3.722 orang

Kebun Refugia Magetan: 3.454 orang

Taman Wisata Jabung: 3.105 orang

Magetan Park: 2.982 orang

Banyu Biru: 2.839 orang

Tirtogumarang: 1.962 orang

Sendang Bening: 1.624 orang

Lawu Green Forest: 1.305 orang

Taman Wisata Genilangit: 1.169 orang

Magetan Green Garden: 774 orang

KR Sumber Barokah: 708 orang

Soheden: 314 orang

Parang Hill: 289 orang

Telaga Wahyu: 243 orang

Wisata Bumi Langit: 143 orang

Alastuwo: 55 orang

Kuliner Magetan: 13.779 orang

(Sumber: Disbudpar Magetan)

Editor : Hengky Ristanto
#perputaran uang #magetan #pendapatan daerah #libur lebaran #telaga sarangan