Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Momentum Sumpah Pemuda, Bupati Magetan Beri Santunan BPJS Ketenagakerjaan Senilai Rp 229 Juta

Eric Wibowo • Selasa, 28 Oktober 2025 | 23:08 WIB
Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menyerahkan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan.
Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menyerahkan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan.

Jawa Pos Radar Madiun - Momentum Hari Sumpah Pemuda ke-97 dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Magetan untuk menunjukkan komitmen terhadap perlindungan sosial bagi pekerja.

Bersama BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Madiun, Bupati Nanik Endang Rusminiarti menyerahkan santunan jaminan kematian kepada ahli waris tiga kepala desa yang meninggal dunia bukan karena kecelakaan kerja.

Penyerahan dilakukan usai upacara Sumpah Pemuda di halaman Kantor Bupati Magetan, Selasa (28/10).

Total santunan yang diberikan mencapai Rp229 juta untuk tiga ahli waris.

“Bantuan ini bentuk perlindungan dari negara melalui program BPJS Ketenagakerjaan. Harapannya bisa meringankan beban keluarga yang ditinggalkan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya jaminan sosial,” ujar Kepala BPJS Ketenagakerjaan Madiun, Anwar Hidayat.

Rincian Santunan

Ahli waris almarhum Kusnanto menerima total Rp134.828.072, terdiri dari Jaminan Kematian Rp42 juta, Jaminan Hari Tua Rp5,8 juta, Jaminan Pensiun Rp4,79 juta per tahun, dan Beasiswa Anak Rp87 juta.

Ahli waris almarhum Suparlan menerima Rp52.680.110, termasuk Jaminan Kematian Rp42 juta dan Jaminan Hari Tua Rp10,68 juta.

Ahli waris almarhum Hariyadi memperoleh Jaminan Kematian Rp42 juta.

Photo
Photo

Perluasan Perlindungan Sosial

Dalam kesempatan itu, Bupati Nanik juga menyerahkan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada pekerja rentan dan perangkat desa.

Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari upaya memperluas perlindungan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Penyerahan santunan ini menjadi momentum penting di Hari Sumpah Pemuda. Kita ingin semangat juang para pekerja dan pemuda di Magetan mendapatkan perlindungan sosial yang layak,” tutur Bunda Nanik.

Peran Strategis BPJS Ketenagakerjaan

Kolaborasi Pemkab Magetan dan BPJS Ketenagakerjaan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama bagi pekerja nonformal dan kelompok rentan, agar menjadi peserta aktif program jaminan sosial.

Langkah ini sekaligus memperkuat visi pemerintah dalam menciptakan masyarakat yang aman, sejahtera, dan terlindungi secara sosial di setiap sektor pekerjaan. (ebo/naz/*)

Photo
Photo
Editor : Mizan Ahsani
#magetan #bupati magetan #BPJS Ketenagakerjaan #jaminan kematian #santunan #nanik endang rusminiarti