Jawa Pos Radar Madiun - Pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 tengah berlangsung hingga 7 April 2026.
Bagi Anda yang membidik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, persiapan matang adalah harga mati.
ITS kini bukan sekadar kampus teknik biasa, melainkan raksasa teknologi yang semakin kompetitif di Indonesia.
Data terbaru jalur SNBP yang diumumkan 31 Maret 2026 lalu menunjukkan kengerian persaingan. Tercatat ada 18.110 peminat yang memperebutkan hanya 1.716 kursi.
Artinya, tingkat penerimaan rata-rata hanya berada di angka 9 persen.
Rincian Biaya Kuliah ITS Tahun Akademik 2026/2027
ITS menerapkan sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dibedakan berdasarkan jalur masuknya. Berikut adalah estimasi biayanya:
1. Jalur Nasional (SNBP dan SNBT)
Pada jalur ini, mahasiswa dibebaskan dari uang pangkal dan hanya membayar UKT sesuai kemampuan ekonomi orang tua.
-
UKT Umum: Rentang Rp500.000 hingga Rp12.500.000 per semester.
-
Kedokteran: UKT maksimal bisa menyentuh Rp30.000.000.
-
Joint Degree (Sistem Perkapalan): Biaya flat sekitar Rp20.000.000.
-
Studi Pembangunan: Rentang lebih terjangkau, Rp500.000 – Rp7.500.000.
Baca Juga: Masuk UGM Jalur Mandiri 2026? Simak Rincian Biaya Kuliah, IPI, dan Estimasi UKT Terbaru
2. Jalur Seleksi Mandiri (Umum & Kemitraan)
Mahasiswa jalur Mandiri biasanya dikenakan dua komponen biaya: UKT semesteran dan Iuran Pengembangan Institusi (IPI) atau uang pangkal.
-
UKT Mandiri: Dimulai dari kategori menengah ke atas (sekitar Rp7.500.000 – Rp12.500.000).
-
IPI (Uang Pangkal): Dibayarkan sekali di awal. Nominal bervariasi antara Rp40.000.000 hingga Rp75.000.000.
-
Khusus Kedokteran: IPI jalur Mandiri bisa mencapai Rp150.000.000 atau lebih.
Informasi Pendaftaran dan Fasilitas KIP Kuliah
Bagi pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Anda berpotensi mendapatkan pembebasan biaya pendaftaran UTBK serta pembebasan UKT (Kategori 1 atau 2). Jika tidak memiliki KIP-K, berikut biaya pendaftarannya:
-
Biaya UTBK-SNBT: Rp200.000.
-
Biaya Seleksi Mandiri: Sekitar Rp500.000.
Mengapa ITS Semakin Diminati?
Status ITS sebagai kampus favorit kokoh karena keberhasilan mereka mengawinkan disiplin ilmu teknik tradisional (seperti Teknik Sipil dan Mesin) dengan jurusan masa depan seperti Sains Data dan Bisnis Digital.
Bagi lulusan SMA/SMK di Madiun, Magetan, dan sekitarnya, lulus dari ITS dianggap sebagai jaminan mutu untuk langsung terserap di industri teknologi maupun manufaktur skala nasional dan internasional.
Ketajaman ITS dalam membuka prodi kekinian menjadi daya tarik utama bagi Gen Z.
Namun, dengan tingkat kelolosan yang hanya 9%, calon pendaftar jalur SNBT harus benar-benar jeli menempatkan pilihan jurusan dan memaksimalkan skor UTBK agar tidak terlempar dari persaingan. (rio/naz)
Editor : Mizan Ahsani