Jawa Pos Radar Madiun - Memasuki bulan Juni 2026, setidaknya ada tujuh jenis bantuan sosial (bansos) yang siap cair.
Penyalurannya dilakukan secara bertahap karena penerima yang jumlahnya mencapai jutaan warga.
Berikut daftar tujuh bansos yang cair bulan ini:
Baca Juga: Utuh tanpa Potongan, Gaji ke-13 Pensiunan ASN di Eks-Karesidenan Madiun Cair Awal Juni
1. PIP atau Program Indonesia Pintar
Sasarannya sektor pendidikan dasar dan menengah.
Nominal bansos maksimal mencapai Rp 1.800.000 per anak.
Bansos disalurkan lewat Bank BRI untuk siswa SD dan SMP serta Bank BNI dan BSI untuk SMA sederajat.
Baca Juga: Kenapa Harga Buyback Emas Selalu Lebih Murah? Ini Alasan dan Cara Menghitungnya!
2. PKH Tahap 2 Susulan
Bansos ini menyasar balita, ibu hamil, lansia, anak sekolah, dan penyandang disabilitas.
Pemerintah terus melakukan proses top up dana ke kartu KKS Merah Putih Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BSI hingga kuota nasional tuntas terpenuhi.
3. KIP Kuliah
Terbagi dalam dua komponen. Pertama, biaya pendidikan penuh yang dibayarkan langsung ke rekening kampus dengan nominal maksimal Rp 12 juta per semester, tergantung akreditasi prodi.
Kedua, bantuan biaya hidup bulanan bagi mahasiswa dengan besaran Rp 800.000 sampai Rp 1.400.000 per bulan tergantung klaster wilayah universitas.
4. BPNT Susulan
Nilainya Rp 600.000 untuk alokasi triwulan 2. Siap ditransfer kepada KPM yang masuk daftar susulan.
Pada sistem aplikasi SIKS-NG, status bantuan ini sudah berstatus standing instruction (SI).
5. Bantuan Beras dan Migor dari Bulog
Berupa beras cadangan pemerintah seberat 10 kg beserta paket minyak goreng untuk alokasi susulan.
Distribusi difokuskan di wilayah yang sempat tertunda akibat kendala logistik.
6. Bantuan PKD DKI Jakarta
Bersumber dari APBD melalui Dinas Sosial dan disalurkan lewat Bank DKI.
Bantuan meliputi tiga program yakni Kartu Lansia Jakarta (KLJ), Kartu Anak Jakarta (KAJ), dan Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ).
7. Bansos Kedaruratan
Bersifat situasional dan responsif dari Kemensos. Sasarannya keluarga miskin rentan di wilayah terdampak bencana alam, perubahan iklim ekstrem, atau daerah dengan kerentanan sosial.
(isd)
Editor : Wawan Isdarwanto