17 Guru SMA/SMK Ngawi Diterjunkan ke Sekolah Rakyat, Tetap Mengajar di Sekolah Asal

Asep Syaeful • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 01:30 WIB
DUAL TUGAS MENGAJAR: Sebanyak 17 guru SMA/SMK di Ngawi diperbantukan sebagai guru tamu di Sekolah Rakyat Terintegrasi.
DUAL TUGAS MENGAJAR: Sebanyak 17 guru SMA/SMK di Ngawi diperbantukan sebagai guru tamu di Sekolah Rakyat Terintegrasi.

Jawa Pos Radar Madiun – Sebanyak 17 guru SMA dan SMK di Kabupaten Ngawi mulai diperbantukan sebagai guru tamu di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT).

Mereka akan mendampingi proses pembelajaran hingga pemerintah merekrut tenaga pendidik tetap.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Jawa Timur Wilayah Ngawi Lena mengatakan, keberadaan guru tamu bersifat sementara untuk memastikan kegiatan belajar mengajar di SRT tetap berjalan optimal.

"Mereka membantu hingga guru tetap direkrut," ujarnya, Senin (27/7).

Menurut Lena, para guru tersebut tetap memiliki tanggung jawab mengajar di sekolah asal masing-masing.

Meski demikian, Cabdin memastikan pelaksanaan tugas di SRT tidak akan mengurangi kualitas pembelajaran.

"Kami pastikan peran mereka di SRT akan tetap maksimal," katanya.

Baca Juga: Bocoran MacBook Neo 2: Pakai Chip A19 Pro dan RAM 12GB, Dukung Apple Intelligence

Dalam pelaksanaannya, kegiatan belajar mengajar di SRT akan memanfaatkan Learning Management System (LMS) atau sistem pembelajaran berbasis digital yang dijalankan secara daring.

Namun pada tahap awal, guru tamu akan hadir langsung di sekolah untuk memberikan pendampingan kepada para siswa.

"Siswa SRT butuh dorongan dan pendampingan ekstra untuk meningkatkan motivasi belajar," ungkap Lena.

Ia menambahkan, status kepegawaian para guru tamu tetap berada di bawah Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Berbeda dengan kepala SRT jenjang SD dan SMP, Indarti, yang telah resmi diangkat dan berada di bawah naungan Kementerian Sosial.

"SK pengangkatan beliau sudah terbit, status kepegawaiannya diampu Kemensos," pungkasnya. (sae/den)

Editor : Hengky Ristanto
Sekolah Rakyat Terintegrasi Learning Management System guru SMA kabupaten ngawi