Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

24 Tim Elite Berebut Rp32 Miliar: Dota 2 EWC 2026 Resmi Dimulai di Paris

Tim Content Writer Radar Madiun • Kamis, 9 Juli 2026 | 16:08 WIB
Trofi Esports World Cup Paris 2026 (hasagi.gg)
Trofi Esports World Cup Paris 2026 (hasagi.gg)

Jawa Pos Radar Madiun - Ajang Esports World Cup (EWC) 2026 cabang Dota 2 resmi bergulir mulai 7 hingga 19 Juli 2026 di Paris, Prancis.

Turnamen bergengsi ini mempertemukan 24 tim terbaik dunia yang siap memperebutkan total hadiah mencapai US$2 juta atau setara Rp32 miliar,

angka yang menjadikannya salah satu turnamen Dota 2 dengan nilai hadiah terbesar sepanjang tahun ini.

Sebagai juara bertahan, Team Spirit datang dengan misi jelas: mempertahankan gelar yang mereka rebut tahun lalu.

Namun perjalanan mereka dipastikan tidak akan mulus, mengingat harus berhadapan dengan sederet tim elite,

seperti Team Falcons, Team Liquid, Xtreme Gaming, PVISION, hingga 1w Team yang kini diperkuat mantan personel Tundra Esports.

Baca Juga: Baru Setahun Berdiri, Tim Dota 2 Indonesia Ini Sudah Injak Panggung Esports World Cup

Pembagian Grup: Empat Grup, Enam Tim Setiap Grup

Seluruh 24 peserta dibagi merata ke dalam empat grup berisi enam tim:

Format Kompetisi: Tanpa Ruang untuk Tampil Buruk

Berbeda dari turnamen pada umumnya, format EWC 2026 dibuat sangat ketat dan minim toleransi bagi tim yang tampil di bawah performa terbaik:

Group Stage, Seluruh tim bertanding format round-robin, setiap seri terdiri dari dua game. Hanya juara grup yang langsung melaju ke Playoffs.

Survival Stage, Tim peringkat kedua hingga keempat di masing-masing grup harus bertarung lagi lewat format single-elimination, dengan seluruh laga memakai format best-of-three (BO3).

Baca Juga: Bukan Sekadar Turnamen Game: EWC 2026 Hadirkan Panggung Musik Kelas Dunia

Playoffs, Empat juara grup bergabung dengan empat tim terbaik dari Survival Stage. Format tetap single-elimination, dengan semifinal dan final memakai BO3, sementara Grand Final memakai format best-of-five (BO5) yang lebih panjang dan menegangkan.

Team Spirit Masih Diunggulkan, tapi Ancaman Mengintai

Meski persaingan kian sengit, Team Spirit tetap dipandang sebagai salah satu kandidat kuat juara berkat status juara bertahan dan segudang pengalaman di turnamen internasional.

Namun ancaman serius datang dari Team Falcons, runner-up musim lalu, serta Team Liquid yang konsisten tampil apik sepanjang 2026.

Lebih dari Sekadar Hadiah: Batu Loncatan Menuju The International

Selain memperebutkan hadiah besar, turnamen ini juga punya arti penting sebagai ajang pemanasan bagi tim-tim yang membidik tiket ke The International 2026,

turnamen Dota 2 terbesar sepanjang tahun. Performa di Paris pun diprediksi akan menjadi tolok ukur kekuatan sejumlah tim jelang laga puncak tersebut.

Baca Juga: Wakil Pasifik Rontok Berjamaah: RRQ dan Paper Rex Angkat Koper Lebih Dulu dari EWC 2026

Bagi penggemar yang ingin menyaksikan langsung aksi para raksasa Dota 2 dunia,

seluruh pertandingan dapat disaksikan melalui kanal resmi Esports World Cup di YouTube dan Twitch,

dengan siaran tersedia dalam berbagai bahasa mengikuti zona waktu Paris dan internasional. (*)

*Dwiki Dermawan, Universitas Negeri Surabaya

Editor : Tim Content Writer Radar Madiun
#EWC #Dota 2