Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Jembatan Cangkring Penghubung Ngadirojo-Slahung Berlubang Puluhan Meter

Hengky Ristanto • Sabtu, 18 Desember 2021 | 22:31 WIB
AMBROL: Talut jembatan Ngadirojo-Slahung perlu segera diperbaiki agar kerusakannya tak semakin parah. (BPBD FOR JAWA POS RADAR PACITAN)
AMBROL: Talut jembatan Ngadirojo-Slahung perlu segera diperbaiki agar kerusakannya tak semakin parah. (BPBD FOR JAWA POS RADAR PACITAN)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Talut jembatan Cangkring ambrol. Infrastruktur penghubung Ngadirojo-Slahung itu berlubang hingga diameter 20 meter. Menekan risiko, akses jembatan ditutup sementara.


Kepala DPUPR Pacitan Edy Yunan menyebut bahwa jembatan Ngadirojo-Slahung itu telah uzur. Tak pernah direhabilitasi sejak dibangun 2013 silam. Selain uzur, tingginya resapan air membuat bebatuan tak kuat menahan tingginya beban kendaraan yang melintas. Akibatnya, sebagian bangunannya ambrol. ‘’Segera kami tangani supaya kerusakannya tidak semakin parah,’’ janji Yunan.


Yunan mengakui, merealisasi janji rehabilitasi itu tak semudah membalikkan tangan. Menimbang jatah anggaran yang diterima OPD-nya masih terimbas refocusing Covid-19. Pun, kebutuhan untuk memperbaiki infrastruktur terdampak bencana meningkat belakangan. ‘’Kami tangani secara darurat dulu. Mungkin habisnya Rp 50 jutaan, kami ambilkan dari BTT (belanja tak terduga, Red),’’ ujarnya.


Anggota DPRD Pacitan Hariawan berharap penanganan jembatan penghubung antarkabupaten itu disegerakan. Sebab, aksesnya vital bagi masyarakat Lorok, Pacitan. Jembatan tersebut menghubungkan beberapa kecamatan hingga Slahung, Ponorogo. ‘’Roda dua masih bisa lewat sisi barat. Kalau mobil terpaksa harus mutar lima kilometeran,’’ terang anggota Komisi IV DPRD itu. (gen/c1/fin/her)

Editor : Hengky Ristanto
#pacitan #proyek pembangunan