Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

72 Desa Rawan Kekeringan

Hengky Ristanto • Rabu, 5 April 2023 | 13:51 WIB
KEKERINGAN: Tahun lalu kekeringan juga melanda sejumlah desa di Pacitan. (DOKUMEN JAWA POS RADAR PACITAN)
KEKERINGAN: Tahun lalu kekeringan juga melanda sejumlah desa di Pacitan. (DOKUMEN JAWA POS RADAR PACITAN)
PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Ancaman kekeringan panjang menghantui Pacitan. Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) setempat mulai memetakan 72 desa di 12 kecamatan bakal alami kekeringan tingkat sedang hingga berat.

’’Sudah ada datanya, daerah yang minta pasokan air bersih juga akan bertambah,’’ ujar Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pacitan Erwin Andriatmoko, kemarin (4/4).

Dia menambahkan, merujuk hasil mitigasi peta bencana, tahun ini Pacitan diprediksi bakal kembali alami kemarau kering. Potensi musim kemarau bakal lebih panjang. Pun minim curah hujan hingga akhir tahun mendatang. Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan dua tahun terakhir.

Yakni, lanjutnya, didominasi kemarau basah dengan tingkat hujan tinggi setiap tahunnya. ’’Sebenarnya merujuk pergerakan angin saat ini sudah mulai kemarau, tapi karena ada siklon Herman di selatan Jawa membuat hujan kembali terjadi beberapa waktu terakhir,’’ jelasnya.

Erwin merinci, wilayah barat Pacitan menjadi daerah berpotensi tinggi terjadi kekeringan. Kecamatan Donorojo misalnya, dari 12 desa sebanyak 11 di antaranya diprediksi alami kekurangan air bersih. Pun kecamatan Punung dari 13 desa, sebanyak 12 di antaranya juga diprediksi alami kondisi serupa.

’’Wilayah utara seperti Nawangan, Bandar dan Tegalombo cukup aman, karena didominasi pegunungan dan masih banyak vegetasi tanamannya,’’ beber mantan Camat Tegalombo itu.

Meski dilanda potensi kekeringan tinggi, kata dia, sarana dropping Pacitan kurang memadai. Lima kendaraan truk tangki BPBD misalnya, hanya 2 yang mampu beroperasi maksimal. Sisanya, kata dia, mesti mendapat perbaikan pun tak bisa tempuh sembarangan medan. ’’Kami sudah laporkan kondisi ini ke pemkab agar menjadi perhatian, termasuk kesiapan anggaran dropping,’’ pungkasnya. (gen/ota) Editor : Hengky Ristanto
#Droping Air Bersih #bpbd pacitan #mitigasi bencana pacitan #kekeringan pacitan #daerah rawan kekeringan