Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Empat Wisatawan Mojokerto Tenggelam di Pantai Pancer Door Pacitan, Satu Tewas, Tiga Lainnya Belum Ditemukan

Nur Cahyono • Jumat, 20 Juni 2025 | 19:21 WIB
Ombak besar Pantai Pancer Dorr kembali makan korban. Satu tewas, tiga anak perempuan asal Mojokerto hilang sejak Jumat siang (20/6). FOTO: NUR CAHYONO/RADAR PACITAN
Ombak besar Pantai Pancer Dorr kembali makan korban. Satu tewas, tiga anak perempuan asal Mojokerto hilang sejak Jumat siang (20/6). FOTO: NUR CAHYONO/RADAR PACITAN

Jawa Pos Radar Pacitan — Ombak besar di Pantai Pancer Dorr kembali merenggut nyawa.

Seorang wisatawan perempuan asal Mojokerto ditemukan tewas, sementara tiga anak perempuan lainnya hingga kini masih belum ditemukan usai terseret arus laut saat berenang, Jumat siang (20/6).

Peristiwa tragis itu terjadi di sisi timur Pantai Pancer Door, Kelurahan Ploso, Kecamatan/Kabupaten Pacitan.

Menurut keterangan Kapolsek Pacitan Kota, AKP Andreas Hekso Soepriyo, insiden bermula ketika empat wisatawan yang berasal dari Desa Brangkal, Kecamatan Suko, Kabupaten Mojokerto, berenang di area yang dikenal berarus kuat.

“Keempatnya diduga terseret ombak saat berenang. Korban pertama, Azmil Mukaromah, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sisi timur pantai, dekat Masjid Apung,” terang Andreas.

Tiga anak perempuan lainnya, masing-masing Aisyah, Azkia, dan Nayaifah, yang semuanya berusia sekitar 10 hingga 12 tahun, hingga kini masih dalam proses pencarian.

Tim SAR gabungan, aparat kepolisian, serta warga setempat bahu-membahu menyisir area pantai dan laut sekitar lokasi kejadian.

Pantai Pancer Door memang dikenal memiliki ombak besar dengan arus bawah laut yang kuat.

Kondisi ini sering kali menjadi jebakan mematikan bagi wisatawan yang tidak berhati-hati atau berenang terlalu ke tengah.

Meski sudah ada rambu peringatan, kecelakaan serupa masih berulang.

“Saat ini proses pencarian masih berlangsung. Kami mengimbau seluruh pengunjung untuk mematuhi larangan berenang di area rawan,” tegas AKP Andreas.

Hingga berita ini diturunkan, suasana di sekitar lokasi kejadian masih dipenuhi warga dan keluarga korban yang berharap tiga anak tersebut dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat. (hyo/her)

Editor : Hengky Ristanto
#pacitan #wisatawan mojokerto #Tenggelam #Pantai Pancer Door