Jawa Pos Radar Pacitan – Pengentasan kemiskinan di Pacitan masih menjadi pekerjaan rumah.
Sebanyak 71 desa tercatat memiliki tingkat kemiskinan di atas rata-rata kabupaten.
Data tersebut terungkap dalam musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) RKPD 2027 di Pendapa Kabupaten Pacitan, Selasa (17/3).
Kepala Bapperida Pacitan Heru Sukresno mengatakan desa-desa tersebut menjadi prioritas penanganan.
’’Ada 71 desa dengan tingkat kemiskinan di atas rata-rata kabupaten, itu menjadi prioritas untuk penanganan lebih mendalam,’’ ujarnya.
Selain itu, sebanyak 119 desa masuk kategori ketahanan pangan yang perlu diperkuat.
Strategi yang ditempuh meliputi pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan sektor pariwisata, serta reformasi birokrasi pelayanan.
Salah satu fokus utama adalah pemerataan infrastruktur dasar, terutama akses jalan di wilayah kantong kemiskinan.
’’Salah satu fokusnya pemerataan infrastruktur dasar serta peningkatan akses jalan di wilayah kantong-kantong kemiskinan,’’ ungkapnya.
Pada 2025, angka kemiskinan Pacitan tercatat turun menjadi 12,97 persen dari sebelumnya 13,08 persen.
Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji menyebut daerahnya masih berstatus afirmasi dengan ketergantungan tinggi pada pemerintah pusat dan provinsi.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur, khususnya akses jalan Pacitan–Ponorogo, menjadi kunci percepatan ekonomi.
’’Kalau akses jalan semakin baik, tentu dampaknya akan besar bagi perkembangan Pacitan,’’ tandasnya. (hyo/den)
Editor : Hengky Ristanto