Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

PNM RE3 FOR-E: dari Pakaian Tak Terpakai, Jadi Harapan Baru bagi Warga Pacitan

Dony Christiandi • Jumat, 29 Mei 2026 | 15:37 WIB
Melalui program RE3 FOR-E (Reduce, Re-love, Restyle for Environment, Economy, Empowerment, and Education), PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menghadirkan gerakan yang menghubungkan pengelolaan limbah tekstil dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Melalui program RE3 FOR-E (Reduce, Re-love, Restyle for Environment, Economy, Empowerment, and Education), PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menghadirkan gerakan yang menghubungkan pengelolaan limbah tekstil dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Jawa Pos Radar Madiun – Kepedulian terhadap lingkungan kini tidak hanya soal mengurangi sampah, tetapi juga bagaimana menghadirkan manfaat bagi sesama.

Melalui program RE3 FOR-E (Reduce, Re-love, Restyle for Environment, Economy, Empowerment, and Education), PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menghadirkan gerakan yang menghubungkan pengelolaan limbah tekstil dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Program tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT PNM ke-27 sekaligus wujud komitmen perusahaan dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.

Mengusung tema “Dari yang Tak Terpakai, Ada Dampak yang Terus Tumbuh”, PNM mengajak seluruh insan perusahaan untuk memanfaatkan kembali barang-barang yang masih layak guna.

Langkah ini relevan dengan meningkatnya persoalan limbah tekstil di dunia.

Baca Juga: Hyundai Hillstate Datangkan Pemain Baru: Jadi Pesaing Kim Da In di Posisi Setter

Berdasarkan data United Nations Environment Programme (UNEP) tahun 2025, sekitar 92 juta ton limbah tekstil dihasilkan secara global setiap tahun.

Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya pengelolaan pakaian layak pakai agar tidak berakhir menjadi sampah.

Melalui gerakan RE3 FOR-E, PNM berhasil mengumpulkan sekitar 17 ton pakaian layak pakai dari berbagai wilayah operasional di Indonesia.

Menariknya, proses penyaluran tidak hanya berfokus pada penerima manfaat, tetapi juga melibatkan nasabah PNM Mekaar yang memiliki usaha laundry.

Sebanyak lebih dari 270 nasabah usaha laundry dilibatkan untuk mencuci, merapikan, dan menyiapkan pakaian sebelum didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Keterlibatan tersebut memberikan nilai tambah karena mampu membuka peluang pendapatan tambahan bagi pelaku usaha ultra mikro.

Melalui program RE3 FOR-E (Reduce, Re-love, Restyle for Environment, Economy, Empowerment, and Education), PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menghadirkan gerakan yang menghubungkan pengelolaan limbah tekstil dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Melalui program RE3 FOR-E (Reduce, Re-love, Restyle for Environment, Economy, Empowerment, and Education), PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menghadirkan gerakan yang menghubungkan pengelolaan limbah tekstil dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Program ini membuktikan bahwa gerakan peduli lingkungan dapat berjalan seiring dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Pakaian yang sebelumnya tidak digunakan kembali memiliki nilai manfaat, baik bagi penerima bantuan maupun pelaku usaha yang terlibat dalam prosesnya.

Selain pakaian layak pakai, PNM juga menyalurkan donasi buku anak-anak ke Ruang Pintar PNM Al-Madani di Dusun Ngrejo, Desa Tumpuk, Kecamatan Bandar, Kabupaten Pacitan.

Bantuan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap peningkatan akses literasi dan pendidikan bagi anak-anak di wilayah pemberdayaan.

PNM Cabang Wonogiri berharap program RE3 FOR-E tidak hanya menjadi kegiatan sosial sesaat, tetapi berkembang menjadi ruang kolaborasi yang mampu menumbuhkan kepedulian lingkungan, memperkuat ekonomi masyarakat, serta membuka kesempatan belajar yang lebih luas bagi generasi muda.

Salah satu nasabah PNM Mekaar Wuryantoro yang memiliki usaha laundry, Emi Himawati, mengaku merasakan manfaat langsung dari program tersebut.

Baca Juga: Hasil Singapore Open 2026 Ganda Putra: Bungkam Wakil Malaysia, Fajar/Fikri ke Semifinal

Menurutnya, keterlibatan dalam pengelolaan pakaian donasi membantu menjaga keberlangsungan usahanya sekaligus memberikan tambahan penghasilan.

“Terima kasih kepada PNM Cabang Wonogiri atas dukungan yang diberikan kepada usaha laundry nasabah PNM Mekaar melalui order laundry baju layak pakai dari donasi karyawan PNM Wonogiri dalam rangkaian kegiatan HUT PNM ke-27. Bantuan dan kepedulian ini sangat berarti bagi kami, tidak hanya membantu usaha tetap berjalan dan berkembang, tetapi juga menambah semangat kami untuk terus maju bersama PNM,” ujarnya.

Melalui semangat HUT ke-27, PNM ingin menunjukkan bahwa langkah sederhana dapat menghasilkan dampak besar.

Pakaian yang tidak lagi digunakan bisa menjadi sumber manfaat baru, usaha kecil mendapatkan peluang tambahan, dan anak-anak memperoleh akses bacaan yang lebih baik.

Dengan konsep tersebut, RE3 FOR-E menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kualitas pendidikan masyarakat. (*)

Editor : Mizan Ahsani
#pacitan #lingkungan #PNM #usaha