Diduga Nelayan Hilang, Jenazah Ditemukan Terdampar di Pantai Wonoroto Pacitan

Nur Cahyono • Dipublikasikan Sabtu, 24 Oktober 2026 | 10:08 WIB
PENEMUAN JENAZAH: Sesosok jenazah yang diduga merupakan Budianto, nelayan asal Desa Jetak, Kecamatan Tulakan, ditemukan terdampar di Pantai Wonoroto, Desa Sidomulyo, Kecamatan Ngadirojo, Jumat (23/10).
PENEMUAN JENAZAH: Sesosok jenazah yang diduga merupakan Budianto, nelayan asal Desa Jetak, Kecamatan Tulakan, ditemukan terdampar di Pantai Wonoroto, Desa Sidomulyo, Kecamatan Ngadirojo, Jumat (23/10).

Jawa Pos Radar Pacitan – Misteri hilangnya Budianto, 57, nelayan asal Desa Jetak, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan, mulai menemui titik terang.

Sesosok jenazah yang diduga merupakan Budianto ditemukan terdampar di Pantai Wonoroto, Dusun Tawang Kulon, Desa Sidomulyo, Kecamatan Ngadirojo, Jumat (23/10).

Penemuan tersebut terjadi sepuluh hari setelah perahu yang ditumpangi Budianto bersama rekannya, Mislan, 66, ditemukan terdampar tanpa awak di Pantai Watu Murep.

Jenazah pertama kali ditemukan seorang nelayan bernama Fajar sekitar pukul 14.00. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada Polsek Ngadirojo.

Menerima laporan tersebut, personel kepolisian bersama tim SAR gabungan mendatangi lokasi dan mengevakuasi jenazah untuk penanganan lebih lanjut.

Kapolsek Ngadirojo AKP Andreas Hekso Soepriyo mengatakan, berdasarkan keterangan keluarga, jenazah yang ditemukan di Pantai Wonoroto diduga merupakan Budianto.

Namun, polisi belum dapat memastikan identitas jenazah tersebut. Pasalnya, kondisi fisik saat ditemukan sudah tidak utuh sehingga diperlukan pemeriksaan lebih lanjut.

’’Identitas korban akan dipastikan melalui pemeriksaan ilmiah oleh tim Disaster Victim Identification (DVI), termasuk tes DNA jika diperlukan,’’ ujarnya.

Karena itu, polisi masih menunggu hasil identifikasi sebelum menyimpulkan bahwa jenazah tersebut merupakan nelayan yang hilang sejak 13 Oktober lalu.

Peristiwa hilangnya dua nelayan tersebut bermula pada Senin (12/10) sore. Budianto bersama Mislan berangkat melaut, tetapi keduanya tidak kembali.

Keesokan harinya, Selasa (13/10) sekitar pukul 02.30, perahu beserta mesin yang mereka gunakan ditemukan terdampar tanpa awak di Pantai Watu Murep.

Temuan itu menjadi petunjuk awal dugaan kecelakaan laut yang menimpa kedua nelayan.

Pencarian kemudian dilakukan tim SAR gabungan di perairan sekitar lokasi kejadian.

Pada Kamis (15/10) petang, tim SAR menemukan jenazah Mislan mengapung sekitar 1,5 mil laut dari Pantai Tawang, Desa Sidomulyo.

Sementara itu, Budianto belum ditemukan hingga pencarian berlanjut.

Delapan hari setelah penemuan Mislan, sesosok jenazah yang diduga Budianto akhirnya ditemukan di Pantai Wonoroto.

Meski lokasi dan keterangan keluarga mengarah pada dugaan tersebut, kepolisian belum menetapkan identitas jenazah secara resmi.

Kepastian masih bergantung pada hasil pemeriksaan tim DVI, termasuk kemungkinan pencocokan DNA apabila diperlukan. (hyo/her)

Editor : Hengky Ristanto
pantai wonoroto pacitan nelayan hilang polsek ngadirojo kecelakaan laut