Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Sejarah Pemilu Pertama: Pentolan Perguruan dari Madiun Jadi Anggota Tertua DPR, Lolos Tanpa Sokongan Mesin Partai

Mizan Ahsani • Kamis, 15 Februari 2024 | 00:30 WIB
ARSIP ANRI: Potret pemilu pertama RI pascamerdeka, tahun 1955. (ANTARA)
ARSIP ANRI: Potret pemilu pertama RI pascamerdeka, tahun 1955. (ANTARA)

Jawa Pos Radar Madiun - Sebagai negara yang baru merdeka, Indonesia menyelenggarakan pemilu (pemilihan umum) pertama di tahun 1955 atau 10 tahun usai proklamasi kemerdekaan.

Arsiparis Muda ANRI (Arsip Nasional Republik Indonesia) Mudanto Pamungkas memaparkan keunikan pesta demokrasi pertama tersebut.

Siapa sangka, ada caleg (calon legislatif) dari Madiun yang lolos jadi anggota legislatif di pemilu 1955. Usianya kala itu sudah 81 tahun dan terpilih sebagai anggota legislatif tertua.

"Pada waktu itu terpilih anggota legislatif bernama Raden Soedjono Prawirosoedarso, saat terpilih berusia 81 tahun," ujar Mudanto, Rabu (14/2), mengutip dari ANTARA.

Pemilu 1955 tidak hanya diikuti partai politik, tetapi juga dari organisasi massa dan perorangan. Prawirosoedarso merupakan salah satu caleg perorangan tersebut.

Mudanto mengatakan, Prawirosoedarso merupakan pemimpin dari Perguruan Ilmu Sejati di Madiun. 

Alamat sesuai KTP-nya di Saradan, Kabupaten Madiun.

Catatan ANRI, Prawirosoedarso yang merupakan guru kebatinan mampu meraup 38.356 suara kendati tanpa bantuan mesin partai.

Warga Madiun tersebut akhirnya lolos Konstituante bersama calon perorangan lain seperti Idrus Effendi serta Raja Kepabron van Cirebon.

Mudanto menyampaikan pesan-pesan penting yang dapat diambil dari Pemilu tahun 1955 sebagai tonggak pertama demokrasi di Indonesia.

"Ada satu pesan yang harus digarisbawahi bahwa di tengah segala keterbatasan yang ada saat itu," sebutnya.

"Semua berkomitmen untuk melaksanakan Pemilu secara jujur dan adil tanpa intervensi dari pihak penguasa untuk pemenangan salah satu pihak," lanjut Mudanto. (antara/naz)

Editor : Mizan Ahsani
#perguruan #prawirosoedarso #sejarah #madiun #pemilu