“Karena kami brandingnya adalah menghafal Quran. Bukan berarti tidak ada pendidikan formal, karena untuk olimpiade-olimpiade, OSN, kami sering dapat mendali emas, perak, perunggu dan lain sebagainya," tutur Pimpinan Pondok Tahfidz Ibnu Batutah Sugiyarto.
"Jadi balance antara menghafal Quran secara agama dan secara akademik juga mendapatkan pendidikan formal yang baik,” imbuhnya.
Terdapat 43 santri yang diwisuda. Sebelum menjalani proses ini, mereka sudah dibekali dengan pendidikan akhlak yang baik. Sebab di manapun berada, akhlak akan lebih diutamakan dan menjadi yang terpenting di kehidupan sehari-hari.
Para wisudawan dibekali dengan penghafalan kuat 30 juz Al-Quran. Mereka juga terlebih dahulu diseleksi tes hafalan atau tahfidz dengan sambung ayat.
“Sebagaimana yang disampaikan oleh nabi kita, akhlak adalah yang terpenting. Setinggi apapun ilmu seseorang, tanpa akhlak akan kurang bagus. Akhlak itu diatas keilmuan,” pesannya.
Wisuda kali ini mengususng tema Menyiapkan Generasi Qurani yang Cerdas, Berakhlak dan Berpretasi. Para santri diharapkan memiliki akhlak yang baik dan ilmu yang luas.
Itu semua dapat dicerminkan melalui sikap sopan santun dan cara bersosialisasi dengan lingkungan.
“Bekali akhlak, tingkatkan wawasan dan mencari ilmu, selama masih hidup harus tetap mencari ilmu,” tutur Sugiyarto.
Pada wisuda kali ini, sejumlah santri memeroleh penghargaan. Prestasi itu diraih dari eksternal maupun di lingkup internal.
Adapun penghargaan internal tersebut diberikan oleh pimpinan yayasan dan lembaga, baik pondok maupun sekolah, kepada santri yang sanggup menyetorkan hafalan 30 jus dan Tasmi' 10-15 juz.
Total ada 17 santri yang mendapatkan penghargaan. Baik juara lomba di bidang pelajaran umum, agama, setoran hafalan, maupn tasmi' yang sudah dicapai dalam tiga tahun di SMP Tahfidz Ibnu Batutah.
Seremoni ini dihadiri oleh ketua Yayasan Peradaban Mulia Indonesia, Lembaga Manajemen Infaq (LMI), muwakif, donatur, Camat Sawahan, Lurah Cabean, perwakilan Koramil setempat, perwakilan Polsek Sawahan, serta perwakilan Kantor Kemenag.
Untuk diketahui, SMP Tahfidz Ibnu Batutah juga memiliki program beasiswa bagi yatim piatu dan dhuafa. Hingga kini, SMP Tahfidz Ibnu Batutah masih membuka PPDB santri khusus putra karena masih ada kuota yang belum terpenuhi. Sementara untuk santri putri sudah penuh sejak Januari lalu. (dea/naz/adv) Editor : Hengky Ristanto