Jawa Pos Radar Madiun - Direktur Perumdam Tirta Katong Ponorogo Lardi menegaskan bahwa pelayanan air bersih adalah bentuk pengabdian.
Penambahan kapasitas produksi dan perluasan jaringan terus dilakukan agar pelayanan semakin merata.
“Kami melayani 25.634 SR (sambungan rumah, Red) aktif dan menargetkan 1.500 SR baru pada 2025,’’ kata Lardi.
Kapasitas produksi saat ini mencapai 297 liter per detik dengan memanfaatkan sumber air permukaan, mata air, dan sumur bor di 16 kecamatan.
Meski baru melayani 11,4 persen dari jumlah penduduk, komitmen untuk memperluas cakupan layanan terus digencarkan.
“Komitmen kami adalah pantang pulang sebelum air mengalir,” ujarnya.
Selain layanan perpipaan, Perumdam Tirta Katong mencatatkan laba Rp 1,8 miliar pada 2024 dan menargetkan Rp 1,9 miliar tahun ini.
Diversifikasi usaha juga dilakukan dengan pembangunan pabrik AMDK yang dijadwalkan beroperasi tahun depan.
“Dengan AMDK, diharapkan pendapatan usaha semakin meningkat,” tambahnya.
Tak hanya berorientasi profit, Perumdam Tirta Katong aktif menyalurkan corporate social responsibility (CSR) berupa bantuan sosial bagi masyarakat.
Perusahaan juga memastikan petugas siaga 24 jam penuh untuk menangani keluhan pelanggan dan menjaga kualitas air.
Tak heran, berbagai upaya tersebut mengantar perusahaan yang dipimpin Lardi menyabet penghargaan Public Sector Excellence di Radar Madiun Awards 2025. (fac/kid/cor/*)
Editor : Mizan Ahsani