Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Empat SDN Nihil Siswa Baru, DPRD Ponorogo Minta Evaluasi dan Inovasi 

Sugeng Dwi N. • Jumat, 17 Juli 2026 | 09:46 WIB
Sejumlah sekolah di Ponorogo kekurangan siswa baru pada SPMB tahun ajaran baru kali ini. (SUGENG DWI/RADAR MADIUN)
Sejumlah sekolah di Ponorogo kekurangan siswa baru pada SPMB tahun ajaran baru kali ini. (SUGENG DWI/RADAR MADIUN)

Jawa Pos Radar Madiun – Fakta sekolah dasar negeri (SDN) sulit dapat siswa baru memantik keprihatinan wakil rakyat.

Pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026/2027 lalu, tercatat empat SDN tidak mendapatkan seroang pun siswa baru.

Miris, DPRD Ponorogo meminta Dinas Pendidikan (Dindik) tidak menjadi penonton, melainkan evaluasi menyeluruh terhadap SPMB tersebut.

Ketua Komisi D DPRD Ponorogo Riyanto mengatakan, minimnya jumlah peserta didik di SDN bukan lagi persoalan baru.

Baca Juga: Mobil Listrik Mewah Ferrari Luce Segera Mengaspal di Indonesia, Harga Setara 106 Unit Brio Satya

Hampir setiap tahun, SDN terutama di wilayah pinggiran, kesulitan memenuhi kuota. Tahun ini empat SDN nihil pendaftar, yakni, SDN Nailan, SDN Setono, SDN 3 Pomahan, dan SDN 4 Tempuran.

‘’Di beberapa sekolah swasta justru membeludak. Ini menjadi perhatian bersama karena sekolah negeri semakin kalah saing,’’ kata Riyanto.

Alih-alih calon siswa baru turun dibanding tahun sebelumnya, menurut Riyanto, tantangan berat justru minat masyarakat terhadap sekolah swasta meningkat.

Khususnya sekolah berbasis agama. ‘’Kalau hanya diam tanpa ada evaluasi atau inovasi, tentu (SDN, Red) akan semakin tidak diminati,’’ terangnya. 

Baca Juga: Tembus Semifinal MWI EWC 2026, Vivian Ungkap Kunci Kemenangan Vitality atas Falcons ID

Legislatif mendorong SDN harus berani berinovasi agar memiliki nilai jual.

Prestasi akademik, penguatan karakter, kegiatan ekstrakurikuler, maupun program keagamaan perlu dikembangkan untuk meningkatkan kepercayaan orang tua. 

Tak melulu lengkap, sekolah cukup memperkuat satu program unggulan untuk menggaet minat peserta didik dan wali murid.

‘’Kalau tidak ada pembenahan, persoalan seperti ini akan terus berulang setiap tahun,’’ tegasnya. (gen/par/kid)

Editor : Mizan Ahsani
siswa baru DPRD Ponorogo sekolah spmb sd