Jawa Pos Radar Madiun – DPD Partai Golkar Jawa Timur bakal menggelar turnamen mini soccer antarpelajar SMA/sederajat berskala besar.
Bertajuk Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak, kompetisi tersebut melibatkan 176 tim yang bertanding di 11 zona se-Jawa Timur dengan total hadiah uang pembinaan mencapai Rp188,5 juta.
Lebih dari 2.600 pemain dan official bakal terlibat dalam turnamen yang menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-62 Partai Golkar tersebut.
Babak penyisihan dimulai di Malang pada 31 Agustus, sedangkan perebutan gelar juara dijadwalkan berlangsung di Surabaya, 18–19 Oktober 2026.
“Babak penyisihan kita gelar di 11 zona. Sedangkan babak final di Surabaya,” ujar Ketua Pelaksana Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak DPD Partai Golkar Jawa Timur Arif Fathoni.
Sebanyak 11 zona tersebut meliputi Malang, Madiun, Tulungagung, Kediri, Bojonegoro, Mojokerto, Surabaya, Madura, Probolinggo, Jember, dan Banyuwangi. Setiap zona diikuti 16 tim dari daerah yang masuk dalam cakupan masing-masing wilayah.
Pelaksanaan kompetisi menggandeng Radar Grup Jawa Pos se-Jawa Timur. Fathoni mengatakan, pertandingan pertama bakal digelar di zona Malang.
“Kick off 31 Agustus 2026 di zona Malang,” kata pria yang akrab disapa Toni tersebut.
Jadwal Babak Penyisihan Bahlil Minisoccer Asyik Menujuk Puncak
31 Agustus-1 Sept 2026: Zona 1 Malang (Kab/Kota Malang, Kota Batu)
3-4 September 2026: Zona 2 Madiun (Kab/KotaMadiun, Magetan, Ngawi, Ponorogo, Pacitan)
7-8 September 2026: Zona 3 Tulungagung (Trenggalek, Tulungagung, Kab/Kota Blitar)
10-11 September 2026: Zona 4 Kediri (Kab/Kota Kediri, Nganjuk)
14-15 September 2026: Zona 5 Bojonegoro (Bojonegoro, Tuban, Lamongan)
17-18 September 2026: Zona 6 Mojokerto (Kab/Kota Mojokerto, Jombang)
21-22 September 2026: Zona 7 Surabaya (Surabaya, Gresik, Sidoarjo
24-25 September 2026: Zona 8 Madura (Bangkalan, Pamekasan, Sampang, Sumenep)
28-29 September 2026: Zona 9 Probolinggo (Kab/Ko Probolinggo, Kab/Ko Pasuruan)
1-2 Oktober 2026: Zona 10 Jember (Jember, Bondowoso, Lumajang)
5-6 Oktober 2026: Zona 11 Banyuwangi (Banyuwangi, Situbondo)
Madiun Raya mendapat giliran menjadi tuan rumah Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak pada 3–4 September 2026. Zona 2 Madiun mencakup Kota dan Kabupaten Madiun, Magetan, Ngawi, Ponorogo, serta Pacitan.
Para juara dari masing-masing zona selanjutnya berhak melaju ke final di Surabaya pada 18–19 Oktober. Mereka bakal bersaing memperebutkan Piala Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia.
Total uang pembinaan yang disiapkan sepanjang kompetisi mencapai Rp188,5 juta. Selain itu, penyelenggara menyediakan trofi, medali, serta sertifikat bertandatangan Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur.
“Di final, para juara zona memperebutkan Piala Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia,” terang Fathoni.
Baca Juga: Ramai Warga Madiun Koreksi Desil, Dinsos Terima Lima Pengajuan Sehari
Ali Mufthi: Wadah Pembinaan Talenta Muda
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Ali Mufthi mengatakan, turnamen tersebut menjadi bagian dari upaya partainya memberikan ruang pembinaan bagi talenta muda di Jawa Timur.
Selain berkompetisi, para pelajar diharapkan mendapatkan pengalaman mengenai pentingnya kerja sama, soliditas, sportivitas, dan keberanian mengambil peran.
“Melalui turnamen ini, kami ingin menularkan semangat bahwa berpolitik itu mengasyikkan. Sesuai tagline Partai Golkar Jatim, Asyik Menuju Puncak,” ungkap alumnus Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, tersebut.
Ali tidak menampik masih ada sebagian anak muda yang memandang politik secara negatif. Padahal, menurut dia, setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban politik yang ikut menentukan arah kehidupan bernegara.
“Anak muda bisa dan bahkan harus ikut menentukan kebijakan negara. Karena pemilik masa depan negara ini adalah mereka,” tandasnya.
Melalui Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak, lanjut Ali, peserta juga dilatih membangun soliditas untuk mencapai prestasi bersama. Determinasi tinggi dalam pertandingan harus tetap berjalan beriringan dengan sportivitas.
Ali menambahkan, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kompetisi tersebut.
Menurut dia, Bahlil memiliki perhatian terhadap pembinaan prestasi generasi muda, terutama mereka yang berusaha melampaui berbagai keterbatasan.
“Pak Bahlil kan juga mempunyai background kehidupan yang penuh keterbatasan. Makanya beliau mendukung penuh turnamen ini,” pungkasnya. (*)
Editor : Mizan Ahsani