Jawa Pos Radar Lawu – Plymouth Argyle, tim yang bermain di EFL Championship atau kasta kedua Liga Inggris, membuat kejutan besar dengan menyingkirkan Liverpool dari Piala FA 2024-2025.
Bertanding di Stadion Home Park, Minggu malam WIB, Plymouth meraih hasil mengejutkan dengan menang tipis 1-0 atas The Reds berkat gol penalti Ryan Hardie pada menit ke-53.
Dikutip dari laman resmi Piala FA, kekalahan ini sekaligus memupus harapan Liverpool untuk meraih empat gelar musim ini.
Meski begitu, tim asuhan Arne Slot masih memiliki peluang untuk merengkuh gelar di Liga Inggris, Piala Liga Inggris, dan Liga Champions.
Secara statistik, Liverpool unggul dalam penguasaan bola dengan 76 persen, tetapi dalam hal serangan, kedua tim hampir berimbang.
Liverpool yang menurunkan kombinasi pemain utama seperti Luis Diaz dan Diogo Jota dengan beberapa pemain muda seperti James McConnell dan Jarell Quansah, mencoba menekan sejak awal laga.
Liverpool baru bisa menciptakan peluang berbahaya pada menit ke-36 melalui tendangan James McConnell, namun upayanya masih bisa dihalau kiper Plymouth, Conor Hazard.
Memasuki babak kedua, Plymouth lebih dulu menciptakan peluang lewat tendangan Callum Wright, tetapi kiper Liverpool, Caoimhin Kelleher, masih bisa menyelamatkan bola.
Namun, momen krusial terjadi ketika wasit memberikan hadiah penalti kepada Plymouth setelah gelandang Liverpool, Harvey Elliot, dianggap menyentuh bola di kotak terlarang.
Ryan Hardie yang maju sebagai eksekutor sukses melaksanakan tugasnya dengan baik, membuat Plymouth unggul 1-0 di menit ke-53.
Tertinggal satu gol, Liverpool meningkatkan intensitas serangan mereka.
Federico Chiesa sempat memiliki peluang emas, namun tendangannya melebar tipis ke sisi kiri gawang Plymouth.
Meski terus digempur, tim tuan rumah beberapa kali mampu melancarkan serangan balik yang membahayakan pertahanan Liverpool.
Di penghujung laga, Liverpool bahkan mengerahkan kiper Kelleher untuk maju menyambut tendangan sudut, tetapi sundulannya masih bisa ditepis oleh Hazard.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Plymouth.
Arne Slot Kecewa Berat Hasip Tak Sesuai Harapan
Pelatih Liverpool, Arne Slot, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya usai timnya tersingkir dari Piala FA.
Dikutip dari Sky Sports, Senin dini hari, ia mengakui bahwa timnya sudah berjuang maksimal tetapi tetap kesulitan menghadapi permainan Plymouth.
"Saya pikir mereka mampu bermain lebih baik. Namun ini (gaya bermain lawan-red) adalah sistem dan cara bermain yang sulit untuk dihadapi. Saya tidak terkejut. Ketika kami menguasai bola, mereka sangat agresif," kata Slot.
Menurut juru taktik asal Belanda itu, kekalahan dari Plymouth sangat menyakitkan karena Liverpool sebenarnya ingin bertahan hingga akhir di Piala FA.
"Penampilan hebat dari Plymouth. Rencana yang bagus dan mereka pantas mendapatkan semua pujian. Kami sedang tidak menjalani hari yang baik. Hasil seperti ini adalah hasilnya," tutur Slot.
Ia juga menegaskan bahwa para pemain Liverpool telah berjuang keras sepanjang laga, tetapi satu penalti menjadi pembeda di pertandingan ini.
"Saya tidak bisa mengatakan para pemain tidak bertarung, kedua tim nyaris tidak menciptakan peluang dan kemudian terjadi penalti."
"Dalam pertandingan seperti ini, hanya ada satu momen kemenangan dan itu untuk mereka. Mereka pantas mendapatkannya," ujar Slot menambahkan.
Hasil ini menandai kejutan besar dalam Piala FA musim ini, dengan Plymouth Argyle sukses mengalahkan salah satu tim raksasa Inggris dan melaju ke babak berikutnya. (ota)
Editor : Mizan Ahsani