Jawa Pos Radar Madiun – Bek kiri Jayden Oosterwolde mengakui adanya peluang untuk membela Timnas Indonesia.
Namun hingga saat ini, pemain Fenerbahce tersebut menegaskan masih memusatkan ambisinya untuk menembus Timnas Belanda.
Oosterwolde memiliki latar belakang keluarga multinasional. Ibunya berasal dari Indonesia, sementara sang ayah berdarah Suriname.
Meski demikian, bek berusia 24 tahun itu lahir dan tumbuh besar di Belanda, serta meniti karier profesionalnya di Eropa.
Dalam wawancaranya dengan A Spor, Oosterwolde mengungkap bahwa dorongan untuk membela Indonesia atau Suriname justru kerap datang dari lingkungan keluarga, terutama sang ibu.
“Ya, masih menjadi mimpi saya untuk bermain bagi Timnas Belanda. Ibu saya berasal dari Indonesia dan ayah saya dari Suriname,” ujar Oosterwolde.
“Mereka (keluarga) menghubungi saya hampir setiap bulan dan menanyakan apakah saya ingin bermain untuk Indonesia atau Suriname, tetapi saya masih ingin bermain untuk Timnas Belanda,” lanjutnya.
Masih Yakin Bisa Tembus Timnas Belanda
Keputusan Oosterwolde bukan tanpa pertimbangan.
Ia menilai peluangnya untuk bersaing di level internasional bersama Belanda masih terbuka, seiring performa yang terus berkembang di level klub.
“Saya rasa saya punya peluang untuk itu dan untuk menunjukkan kemampuan saya di sana. Jadi, itulah hal yang ingin saya perjuangkan,” tegasnya.
Musim ini, Oosterwolde tampil cukup konsisten bersama Fenerbahce.
Ia telah mencatatkan 26 penampilan di semua kompetisi, termasuk di Super Lig Turki dan Liga Europa. Dari jumlah tersebut, ia menyumbangkan satu gol dan satu assist, sekaligus menunjukkan fleksibilitas bermain di sektor kiri pertahanan. (naz)
Editor : Mizan Ahsani