Jawa Pos Radar Madiun - Mengisi waktu libur tidak harus selalu mahal. Perjalanan singkat dari Jakarta menuju Purwakarta kini menjadi tren budget traveling yang menarik.
Hanya dengan modal tarif sekitar Rp8.000 hingga Rp9.000, Anda sudah bisa menikmati suasana kota yang hangat dengan akses transportasi yang praktis.
Kombinasi layanan Commuter Line dan KA Lokal Walahar menawarkan alur perjalanan yang nyaman dengan pemandangan lanskap perbukitan dan hamparan sawah hijau di sepanjang lintasan.
Panduan Rute dan Estimasi Biaya
Perjalanan menuju Purwakarta dapat dimulai dari pusat Jakarta dengan langkah berikut:
-
Step 1: Naik Commuter Line dari Stasiun Jakarta Kota, Tanah Abang, atau Manggarai menuju Stasiun Cikarang. Tarifnya berkisar antara Rp4.000 – Rp5.000.
-
Step 2: Berpindah moda ke KA Lokal Walahar di Stasiun Cikarang dengan tarif hanya Rp4.000 menuju Stasiun Purwakarta.
Hanya dengan total biaya di bawah Rp10.000, Anda sudah bisa menempuh perjalanan antarkota dengan aman dan santai.
Baca Juga: Tren Discovery E-Commerce 2026: Konten Jadi Penggerak Utama Transaksi Digital
Destinasi Wisata Unggulan di Purwakarta
Setibanya di Stasiun Purwakarta, beragam destinasi wisata menarik telah menanti:
-
Situ Buleud & Air Mancur Sri Baduga: Dapat dijangkau dengan berjalan kaki dari stasiun. Pada waktu tertentu, Anda bisa menyaksikan pertunjukan air mancur terbesar di Asia Tenggara yang memadukan pencahayaan dan narasi budaya.
-
Waduk Jatiluhur: Menawarkan panorama air yang luas dengan latar perbukitan, sangat cocok bagi pencinta alam yang mencari ketenangan.
-
Situ Wanayasa: Destinasi favorit untuk menikmati udara segar sambil mencicipi kuliner khas seperti Sate Maranggi, ayam bakar, dan ketan bakar.
-
Eksplorasi Subang: Bagi yang memiliki waktu lebih, perjalanan dapat dilanjutkan ke wilayah Subang untuk mengunjungi kebun teh Ciater dan berbagai curug (air terjun) alami.
Peningkatan Animo Masyarakat
Tren berwisata menggunakan kereta api terus menunjukkan pertumbuhan positif. Data PT KAI mencatat volume pengguna Cikarang Line dan KA Walahar meningkat pesat dari tahun ke tahun:
-
Commuter Line Cikarang: Dari 55 juta pengguna (2022) melonjak hingga 85,9 juta pada 2025.
-
KA Walahar Ekspres: Dari 2,1 juta pengguna (2022) tumbuh mencapai 4,08 juta pada 2025.
-
Update 2026: Pada periode Januari-Maret 2026 saja, total pengguna kedua layanan ini sudah menembus angka lebih dari 22 juta orang.
"Pilihan wisata yang dekat dari Jakarta, biaya yang terjangkau, serta suasana yang berbeda membuat perjalanan menjadi lebih mudah direncanakan dan tetap memberi pengalaman yang berkesan," ujar Anne.
Kombinasi transportasi publik ini adalah solusi ideal bagi warga Jabodetabek yang ingin melepas penat tanpa harus merogoh kocek dalam. (naz)
Editor : Mizan Ahsani