Jawa Pos Radar Madiun - Enamore adalah unit musik emo post-hardcore dari Malang Raya (termasuk Kota Batu) yang terbentuk pada 2017.
Mereka memulai langkah dengan merilis single “Under Pine Tree” pada 14 Februari 2018.
Sebelum memperkenalkan warna musik mereka secara lebih utuh lewat EP Such Is Life (2019) yang berisi lima lagu, termasuk “Under Pine Tree” dan “Did I Try”.
Secara musikal, Enamore mengusung emo revival dengan warna post-hardcore: gitar berdistorsi, ambience yang tebal, serta vokal yang bergerak dari lirih hingga teriakan ekspresif.
Tema lirik mereka berkisar pada kehilangan, kekecewaan, dan pergulatan emosional, menjadikan musik mereka atmosferik dan melankolis.
Perjalanan mereka berlanjut lewat single “Unpleasant Path” dan “Beneath the Last Breath, I Left in Vain” (sekitar 2021), yang menandai transisi dan kedewasaan musikal.
Pada 2023, mereka merilis single berbahasa Indonesia berjudul “Sandikala”, disusul “Linger” yang memperkuat identitas emosional khas Enamore.
Berada di bawah label lokal Haum Entertainment (Malang), Enamore dikenal sebagai salah satu representasi kuat kebangkitan skena emo/post-hardcore Jawa Timur.
Band ini bukan hanya memainkan musik, tetapi membangun suasana dan menyuarakan kegelisahan generasi muda. (fin)
Editor : AA Arsyadani