Jawa Pos Radar Madiun - Di tengah gempuran minuman kekinian, jamu tradisional tetap menjadi pilihan banyak orang.
Dua yang paling populer adalah jamu kunir asem dan beras kencur. Rasanya yang khas dan manfaatnya yang luar biasa membuat keduanya tak pernah kehilangan penggemar.
Jamu Kunir Asem: Segar dan Menyehatkan
Perpaduan kunyit dan asam jawa menghasilkan minuman kuning keemasan dengan cita rasa asam segar.
Jamu ini dikenal mampu menyegarkan tubuh, meredakan panas dalam, serta melancarkan pencernaan.
Kandungan antioksidan dari kunyit juga membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan meredakan nyeri haid. Tak heran, jamu kunir asem menjadi favorit banyak perempuan.
Jamu Beras Kencur: Manis dan Menghangatkan
Jamu beras kencur punya cita rasa manis gurih dengan aroma rempah yang menenangkan.
Campuran beras halus dan kencur membuatnya cocok untuk mengembalikan stamina setelah beraktivitas, mengurangi pegal-pegal, serta meningkatkan nafsu makan.
Rasanya yang lembut membuatnya disukai anak-anak maupun orang dewasa.
Tradisi yang Tetap Hidup
Kedua jamu ini bukan sekadar minuman, tetapi bagian dari budaya Nusantara. Tradisi minum jamu mengajarkan cara menjaga kesehatan secara alami dengan memanfaatkan rempah yang tumbuh subur di Indonesia.
Kini, jamu kunir asem dan beras kencur semakin mudah ditemukan. Ada yang dijual dalam botol praktis dan ada pula yang diracik secara tradisional untuk dinikmati hangat.
Sensasi minum jamu buatan sendiri selalu memberi kesan berbeda – hangat, segar, dan penuh cinta.
Dua warisan Nusantara ini membuktikan bahwa kesehatan bisa diraih dari kesederhanaan.
Satu gelas jamu mampu mengembalikan semangat, menjaga tubuh tetap bugar, sekaligus melestarikan tradisi yang telah diwariskan turun-temurun. (cor)
Editor : Andi Chorniawan