Jawa Pos Radar Madiun - Memasuki pertengahan bulan Ramadhan 1447 H, harapan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk mendapatkan bantuan tambahan jelang Idul Fitri mulai menemui titik terang.
Pantauan terbaru pada sistem SIKS NG menunjukkan percepatan proses penyaluran bansos PKH Tahap 2 dan BPNT periode Maret-April 2026 yang ditargetkan rampung sebelum Lebaran.
Pemerintah melalui Kementerian Sosial tengah mengebut finalisasi data agar bantuan ini dapat menjadi bantalan ekonomi bagi masyarakat prasejahtera di tengah kenaikan harga pangan yang biasanya melonjak drastis pada sepuluh hari terakhir Ramadhan.
Baca Juga: Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik hingga Lebaran 2026
Status SIKS-NG Menuju 'SI' (Standing Instruction)
Kabar terbaru, data KPM kini sudah berstatus Standing Instruction (SI).
Artinya, surat perintah pemindahbukuan dari rekening kas negara ke bank penyalur (Himbara) telah diterbitkan.
Dalam hitungan hari, saldo bantuan diprediksi akan mulai mendarat di rekening KKS para penerima manfaat secara bertahap.
Baca Juga: Kabar Gembira! PP 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Jadwal Cair THR dan Gaji ke-13 ASN serta Pensiunan
Cek Rekening KKS Secara Berkala
Bagi KPM di wilayah Madiun dan sekitarnya, disarankan untuk mulai melakukan pengecekan saldo secara berkala melalui ATM Bank Himbara atau agen bank terdekat.
Namun, masyarakat diminta tetap bersabar karena pencairan dilakukan secara bergelombang (termin).
Selain PKH dan BPNT, pemerintah juga mengoptimalkan penyaluran bantuan beras 10 kg yang saat ini juga sedang didistribusikan di tingkat desa/kelurahan untuk membantu meringankan beban pengeluaran masyarakat selama sisa bulan puasa ini.
Bagi warga yang mendapati kendala dalam pencairan, seperti kartu KKS yang terblokir atau saldo nol padahal status di cekbansos.kemensos.go.id sudah cair, segera laporkan ke pendamping PKH atau Dinas Sosial setempat agar segera dilakukan perbaikan data sebelum libur panjang Lebaran dimulai. (naz)
Editor : Mizan Ahsani